Pimpinan Honorer K2 Ungkap Fakta Baru setelah Buka sscasn.bkn.go.id

Pimpinan Honorer K2 Ungkap Fakta Baru setelah Buka sscasn.bkn.go.id
Pendaftaran PPPK formasi Penyuluh Pertanian. Foto: bkn.go.id

jpnn.com, JAKARTA - Honorer K2 kecewa setelah membuka laman sscasn.bkn.go.id di hari kedua pendaftaran PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja). Mereka menilai ada unsur kesengajaan pemerintah jutsru mengutamakan honorer non-kategori.

Koordinator Wilayah Forum Hononer K2 Indonesia (FHK2I) Maluku Utara Said Amir mengungkapkan, setelah dia membuka portal SSCASN BKN dan berkoordinasi dengan sesama K2, terungkap kalau banyak rekannya tidak masuk database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

"Ini aneh bin ajaib. Katanya PPPK tahap satu buat honorer K2 tapi kenapa jumlah kami kalah banyak dengan guru Kementerian Agama dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) Kementan?," ungkap Said kepada JPNN, Senin (11/2).

Dia menegaskan, PPL Kementan dan guru Kemenag tidak masuk honorer K2. Mereka justru mayoritas berpeluang jadi PPPK dan gajinya menggunakan anggaran dari APBN.

BACA JUGA: Soal Pendaftaran PPPK dari Honorer K2, Seluruh Pemda Sudah Kompak?

Sebaliknya honorer K2 yang sudah bekerja lama belum tentu bisa diangkat karena sejumlah daerah menyatakan tidak ikut membuka pendaftaran PPPK jika harus menanggung anggarannya.

Pimpinan Honorer K2 Ungkap Fakta Baru setelah Buka sscasn.bkn.go.id

Said Amir. Foto: Istimewa for JPNN.com

Terkait pendaftaran PPPK, pimpinan honorer K2 merasa kecewa setelah melihat data yang ditampilkan lama sscasn.bkn.go.id.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News