Jumat, 16 November 2018 – 23:27 WIB

Pj Gubernur Kaltim Belum Ditunjuk

Senin, 30 Juni 2008 – 11:39 WIB
Pj Gubernur Kaltim Belum Ditunjuk - JPNN.COM

SAMARINDA – Belum adanya penjabat (Pj) gubernur Kaltim menggantikan Yurnalis Ngayoh yang habis masa jabatannya 25 Juni lalu, akan mengganggu roda pemerintahan provinsi. Sekprov Kaltim Syaiful Teteng yang ditunjuk Mendagri sebagai pelaksana tugas (plt) gubernur Kaltim memiliki kewenangan terbatas.
Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Kaltim Ambransyah menyebutkan, hingga saat ini belum ada kejelasan siapa orang yang ditunjuk menjadi Pj gubernur Kaltim.
Menurut Ambransyah, Syaiful Teteng akan tetap menjadi pelaksana tugas (plt) gubernur Kaltim sampai dengan ada penjabat gubernur Kaltim yang dilantik Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Sampai kapan Syaiful Teteng menjabat sebagai plt gubernur Kaltim? “Soal berapa hari, berapa bulan, siapa yang tahu? Dalam radiogram tersirat, secepatnya ada penjabat,” ujarnya.
Ia membenarkan, sebagai plt, Syaiful Teteng tak punya kewenangan penuh seperti penjabat gubernur atau gubernur definitif.
“Sifatnya hanya menjalankan kebijakan yang sudah ada. Tidak boleh melakukan mutasi, hanya melaksanakan tugas keseharian gubernur. Karena itu, beliau tidak ada surat keputusannya, hanya radiogram, sesuai peraturan pemerintah dan undang-undang,” bebernya.
Ia terus memantau ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri), untuk menunggu perkembangan lebih lanjut siapa yang akan ditunjuk presiden menjadi Pj gubernur Kaltim.
“Kaltim sepakat tak usulkan nama penjabat, karena itu memang kewenangan Menteri Dalam Negeri,” sebutnya.
Sesuai ketentuan, penjabat gubernur harus memenuhi syarat, di antaranya pegawai negeri sipil (PNS) eselon I dengan golongan pangkat minimal IV/c, serta berpengalaman dalam pemerintahan. “Selain itu, selama 3 tahun harus mempunyai DP3 baik,” sebutnya.
DP3 yang dimaksudkan adalah Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan bagi Pegawai Negeri Sipil. Ini menjadi acuan seberapa berkualitas PNS yang dimaksud.
Lalu, kapan batas waktu yang diinginkan Kaltim untuk memiliki pj gubernur? “Radiogram menteri sudah singkat, padat dan jelas. Jadi Kaltim tak usah mendesak,” sebutnya. Bagaimana jika penjabat itu diteruskan Syaiful Teteng? “Ya berarti jabatan Sekprov harus dilepas. Tidak susah kok cari Sekprov baru, sudah banyak kader. Misalnya Pak Irianto Lambrie atau Nusyirwan Ismail,” ujarnya.
Meski demikian, sebelumnya Syaiful Teteng menyampaikan, Pj gubernur Kaltim kemungkinan pejabat dari lingkungan Departemen Dalam Negeri. Ada dua nama yang sangat berpeluang menjadi penjabat gubernur Kaltim, masing-masing Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Departemen Dalam Negeri (Dirjen Bangda Depdagri) Syamsul Arief Rivai, serta Inspektur Jenderal (Irjen) Depdagri Seman Widjojo.
Bagaimana dengan tuntutan agar penjabat gubernur Kaltim sebaiknya orang Kaltim? “Keinginan itu sah-sah saja. Tapi biasanya memang orang pusat. Apalagi menjelang pilgub putaran kedua, supaya ada aspek netralisme. Lagi pula, tugasnya hanya beberapa bulan. Maksimal hanya sampai Oktober sehingga tidak terlalu luar biasa dari segi waktu,” ujarnya.
Ia yakin, Mendagri akan secepatnya memproses nama penjabat gubernur Kaltim. “Nanti penjabatnya mungkin cukup dilakukan pelantikan di Depdagri,” sebutnya. (eff)
SHARES
TAGS  
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar