Senin, 23 Oktober 2017 – 09:39 WIB

PKBL Pelni Dorong Kebangkitan UKM di 18 Provinsi

Kamis, 12 Oktober 2017 – 19:30 WIB
PKBL Pelni Dorong Kebangkitan UKM di 18 Provinsi - JPNN.COM

jpnn.com, TANGERANG SELATAN - PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) telah berhasil menyalurkan dana program kemitraan sebesar Rp 1 miliar di 3 provinsi di Indonesia.

Dana tersebut disalurkan untuk membangkitkan ekonomi nasional melalui UKM kepada 32 mitra binaan dari berbagai bidang usaha. 

Direktur Keuangan PT. PELNI (Persero) Tri Andayani mengatakan, jumlah seluruh mitra binaan yang aktif saat ini adalah 289 mitra binaan, yang tersebar di 18 provinsi.

“Mitra binaan PT. PELNI (Persero) di 18 propinsi bergerak di 7 sektor usaha. Dengan dana kemitraan yang kami salurkan terbukti mereka berhasil mengembangkan usaha dibidangnya msing-masing,” terang Tri Andayani di lokasi pameran Trade Expo Indonesia 2017 di ICE BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (12/10).

Mitra binaan Pelni terdiri dari 7 mitra di Bali untuk pengembangan industri kerajinan, batik dan wisata, 10 mitra di Banten untuk pengembangan industri kerajinan, batik dan perdagangan; 4 mitra di Yogyakarta; 34 mitra di DKI Jakarta; 4 mitra di Jambi; 153 mitra di Jawa Barat; 31 mitra di Jawa Tengah; 18 mitra di Jawa Timur; 1 mitra masing-masing di Kalimantan Barat, Kepulauan Riau, Lampung, dan Sulawesi Tengah; 4 mitra masing-masing di Kalimantan Timur dan NTB, 5 mitra di NTT, 3 mitra di Sulawesi Selatan dan 5 mitra di Sumatera Utara.

Lanjut Tri Andayani, membangkitkan perekonomian, khususnya untuk pengusaha kecil dan menengah atau UKM serta koperasi telah dilakukan BUMN Transportasi laut ini lebih dari 20 tahun lalu.

“Perkembangan terakhir menunjukkan trend kenaikan cukup signifikan, hal ini menunjukkan pola kemitraan pelaku usaha kecil dan BUMN terus berkembang,” katanya.

Selain kewajiban sebagai perusahaan BUMN, pemberian bantuan kepada mitra binaan juga untuk mengembangkan ekonomi nasional melalui usaha koperasi, UMKM dan industri kecil di seluruh pelosok Nusantara. 

SHARES
loading...
loading...
Komentar