JPNN.com

Plt Dirjen Politik dan PUM Kemendagri Bahas Dana Otsus Papua

Sabtu, 01 Februari 2020 – 05:40 WIB
Plt Dirjen Politik dan PUM Kemendagri Bahas Dana Otsus Papua - JPNN.com
Plt Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bahtiar di Hotel Garden Palace, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/01). Foto: Humas Kemendagri

jpnn.com, JAKARTA - Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum yang juga Kapuspen Kemendagri Bahtiar menjelaskan tentang Dana Otsus Papua yang kerap disalahartikan oleh publik.

"Ini harus kita luruskan informasi publiknya, jadi jangan sampai ada publik berpendapat bahwa seakan-akan Otsus Papua berakhir tahun 2021, yang ada batas akhir itu adalah dana Otsusnya, (sedangkan) pelaksanaan Otsus Papua tetap berjalan," kata Bahtiar saat menyampaikan sambutan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) di Hotel Garden Palace, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/01).

Revisi Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Bagi Provinsi Papua masuk prioritas Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2020.

Revisi UU Otsus Papua menjadi prioritas dikarenakan dana otsus bagi Papua dan Papua Barat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBN akan berakhir pada tahun 2021 sesuai UU tersebut.

"Dimensi keuangan sebenarnya hanya satu dimensi saja, tapi itu adalah formula yang terbuka untuk dibicarakan, karena dua persen dari APBN harus kita cek substansinya," ujarnya.

Dengan demikian, dana otsus juga menjadi bahan evaluasi bagi Pemerintah untuk melihat sejauh mana program dan implementasi dana Otsus bagi masyarakat.

"Dana yang kita transfer ke daerah melalui Otsus itu cukup besar, kita cek apakah terjadi dampak yang signifikan bagi masyarakat di sana, misalnya saja dari segi pendidikan maupun kesehatan, penciptaan lapangan kerja. Namun demikian kita juga harus jujur akui perkembangan pembangunan wilayah papua dan papua barat dalam jangka waktu 20 tahun terakhir sangat cepat. Bandara, pelabuhan, transportasi, ketersedian sandang, pangan dan papan, pembangunan pariwisata, perhotelan, pasar-pasar, jaringan perdagangan, pertanian, perkebunan dan peternakan berkembang dengan sangat luar biasa” ujar Bahtiar.

Bahtiar mengungkapkan berbagai capaian pembangunan yang sangat cepat di Papua dan Papua Barat.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
tomo