PMKRI Setelah 75 Tahun, Ayo Kerja Bareng Wujudkan Bonum Commune

Oleh: Margareta Yunita Lani Domaking

PMKRI Setelah 75 Tahun, Ayo Kerja Bareng Wujudkan Bonum Commune
Margareta Yunita Lani Domaking adalah Bendahara Umum Pengurus Pusat PMKRI, Mahasiswa Pascasarjana Universitas Trisakti, dan Kandidat Ketua Presidium Pengurus Pusat PMKRI 2022-2024. Foto: Dokumentasi pribadi

jpnn.com - Tanggal 25 Mei 2022 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) genap berusia 75 tahun.

Dari segi usia, PMKRI ini sudah cukup matang sebagai sebuah organisasi. PMKRI dalam banyak kesempatan terlibat mendirikan aliansi organisasi mahasiswa dikenal dengan sebutan Kelompok Cipayung (HMI, PMKRI, GMKI, GMNI, dan PMII).

PMKRI juga turut menginisiasi lahirnya Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI).

Sengaja saya sebut itu untuk mengingatkan kita akan peran kita dalam sinergi dan kolaborasi dengan kelompok lainnya dalam dinamika sosial dan politik Indonesia.

Selain itu sebagai organisasi mahasiswa yang dijiwai oleh semangat Katolik (sensus catholicus), PMKRI justru menjadi organisasi yang berjuang bagi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang berjuang mengawal dan hidup berdasarkan semangat Pancasila.

Menariknya, perjuangan itu tidak membenturkan rasa kekatolikan dengan Pancasila sebagai ideologi negara, sebaliknya menegaskan bahwa PMKRI dan Kekatolikan itu sejalan dan saling mendukung.

Barangkali ini yang dimaksud oleh Bapak Uskup yang juga pahlawan nasional Mgr. Albertus Soegijapranata SJ uskup pribumi pertama: "100% Katolik 100% Indonesia."

Adagium Bapa Uskup Mgr. Soegijapranata itu menegaskan pesan kepada kita generasi muda Katolik, kader-kader PMKRI untuk berkolaborasi dan bersinergi membangun bangsa dan negara tanpa harus meninggalkan identitas dan iman kita sebagai orang Katolik.

Tanggal 25 Mei 2022 Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) genap berusia 75 tahun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News