Polisi Sempat Kesulitan Ungkap Kasus Tabrak Lari di Kelapa Gading

Polisi Sempat Kesulitan Ungkap Kasus Tabrak Lari di Kelapa Gading
Ditlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo (kanan) memeriksa kendaraan Mercy yang diduga terlibat tabrak lari di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, mengakibatkan seorang bocah tujuh tahun luka berat di Kantor Subdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (24/3). Foto: ANTARA/Fianda SR

jpnn.com, JAKARTA - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya sempat kesulitan mengungkap identitas kendaraan maupun pelaku kasus tabrak lari di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Minggu (21/3) pukul 06.17 WIB.

"Tingkat kesulitannya lebih tinggi daripada kasus yang terjadi Minggu lalu tabrak lari sepeda," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Yusri Yunus, Rabu (24/3).

Yusri menjelaskan, awalnya Ditlantas Polda Metro Jaya membentuk tim penyelidikan untuk membantu Satuan Lantas Polres Metro Jakarta Utara dalam pengungkapan tabrak lari itu.

Yusri menuturkan beberapa saksi tidak dapat memastikan ciri maupun nomor polisi kendaraan pelaku.

Selanjutnya, petugas menganalisis sepuluh kamera tersembunyi yang berada di sekitar lokasi kejadian. Namun hasilnya tetap tidak dapat mengidentifikasi nomor polisi (nopol) kendaraan pelaku.

"Kemudian ditemukan satu jenis kendaraan Mercy tetapi data itu masih samar nopolnya," ungkap Yusri.

Tim Ditlantas Polda Metro Jaya mengumpulkan 157 perkiraan nopol polisi dengan jenis kendaraan merek Mercy berwarna hitam yang diduga dikemudikan pelaku tabrak lari.

Petugas juga menganalisis barang bukti nomor seri spion mobil yang terlepas saat menabrak korban sehingga perkiraan nopol mengerucut menjadi 15 pelat nomor polisi.

Polda Metro Jaya sempat kesulitan mengungkap identitas kendaraan maupun pelaku kasus tabrak lari di wilayah Kelapa Gading, Jakarta Utara.