Polri Sudah Gagalkan 1.759 Pemudik yang Coba Masuk ke Jawa Tengah

Polri Sudah Gagalkan 1.759 Pemudik yang Coba Masuk ke Jawa Tengah
Kakorlantas Irjen Istiono mengecek pengendara yang melintas di jalanan Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Jumat (1/5). Foto: Elfany Kurniawan/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat ini tengah menggelar Operasi Ketupat 2020 bersamaan dengan penindakan larangan mudik yang dimulai sejak 24 April 2020 lalu.

Dari kegiatan tersebut, total ada seribu lebih pemudik yang digagalkan pulang kampung dengan diputar balik di wilayah Jawa Tengah. Mereka dilarang pulang kampung karena sedang terjadi pandemi virus corona.

Kakorlantas Polri Irjen Istiono pun berkesempatan mengecek salah satu pos penyekatan larangan mudik yang ada di keluar Tol Pejagan, Brebes, Jawa Tengah, Jumat (1/5). Di pos itu, Istiono mendapat paparan dari Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto soal penindakan larangan mudik.

“Sampai hari ini khusus di Brebes sudah 565 kendaraan yang diputar balik melalui Exit Tol Pejagan,” kata Istiono di lokasi.

Sementara itu, untuk total selama sepekan penyekatan di Jawa Tengah, sudah ada 1.759 pemudik yang diputar balik. Semuanya diputar balik melalui jalur tol maupun arteri.

Istiono menerangkan, pemudik yang diputar balik masih didominasi kendaraan roda empat mencapai 1.493. Kemudian, sisanya roda dua mencapai 266.

Jenderal bintang dua ini menerangkan, selama Operasi Ketupat berlangsung, kegiatan penyekatan larangan mudik juga terus berjalan. Dalam pelaksanaan di lapangan, anggota pun tetap mengedepankan upaya persuasif.

“Alhamdulillah, masyarakat juga kooperatif. Artinya, saat diminta putar balik mereka taat dan mengerti. Ini semua untuk memotong mata rantai penyebaran virus covid-19,” kata Istiono. (cuy/jpnn)

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) saat ini tengah menggelar Operasi Ketupat 2020.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News