JPNN.com

Praktik Aborsi Puluhan Tahun Terbongkar Dramatis

Selasa, 21 Februari 2017 – 08:56 WIB Praktik Aborsi Puluhan Tahun Terbongkar Dramatis - JPNN.com
Ilustrasi. Foto: pixabay

jpnn.com -Polres Sorong dan Polres Sorong Kota berhasil mengungkap kasus praktik aborsi di sebuah klinik di Jalan Betet No. 4, Pahlawan, Sorong, Papua Barat.

Selain melayani persalinan, klinik tersebut diduga sudah melakukan praktik aborsi sejak puluhan tahun silam. Terbongkarnya praktik aborsi di klinik tersebut dibumbui cerita dramatis.

Senin (20/2) sekitar pukul 12.00 WIT, seorang perempuan, Ma (29) membawa seorang bayi prematur ke RSUD Sorong. Saat ditanya identitas bayi, dia mengaku menemukan bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut di samping tempat sampah di kawasan Aimas unit II. Ma lalu meminta tim medis untuk segera menolong bayi yang dalam kondisi kritis.

“Katanya bayi itu ditemukan di dalam kantong plastik. Lalu saya hubungi direktur, beliau menyarankan untuk membuat laporan ke polisi Aimas, karena temuan di sana,” tutur Kepala Security RSUD Sorong, E. Maail kepada Radar Sorong.

Maail kemudian mengantar Ma dengan mobil RSUD Sorong untuk membuat laporan polisi di Polres Sorong. Pihak kepolisian lalu meminta Ma menunjukkan tempat kejadian perkara (TKP) penemuan bayi.

Kepada polisi, Ma menunjukkan lokasi ditemukannya bayi prematur tersebut. “Polisi ke TKP sama ibu itu (Ma,red), kami kembali ke rumah sakit sekitar jam 3 sore,” imbuh Maail.

Meski telah ditangani pihak medis di ruang bayi, kondisi bayi prematur yang diduga gugur di usia kandungan tujuh bulan itu tak kunjung mengalami peningkatan. Hingga akhirnya pada pukul 17.10 WIT, pihak medis RSUD Sorong menyatakan bayi telah meninggal dunia.

Dari pantauan Radar Sorong di depan ruang bersalin RSUD Sorong, pukul 17.30 WIT, Sat Reskrim Polres Sorong mendatangi RSUD Sorong untuk melihat kondisi bayi. Namun, pihak kepolisian terkejut saat mengetahui bayi telah dibawa oleh Ma melalui pintu belakang.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...