Presdir Freeport Tak Tahu Rekamannya Dipakai Sudirman Said

Presdir Freeport Tak Tahu Rekamannya Dipakai Sudirman Said
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Maroef Sjamsuddin (kiri) saat jeda sidang MKD terkait kasus pencatutan nama Presiden Joko Widodo yang diduga dilakukan Ketua DPR Setya Novanto di Ruang Rapat MKD, Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/12). FOTO: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Maroef Sjamsoedin mengaku tidak mengetahui bahwa rekamannya yang diminta Menteri ESDM Sudirman Said akan dipakai untuk melaporkan Ketua DPR Setya Novanto.

Hal itu disampaikan Maroef, ketika dicecar Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Zainut Tauhid dalam Sidang MKD, Kamis (3/12).

Politikus PPP itu menanyakan apakah Maroef mengetahui rekaman yang diserahkan kepada Sudirman, digunakan sebagai bukti untuk melapor ke MKD.

“Tidak tahu. Saya tidak tahu,” jawab Maroef.

Menurut Maroef, dirinya baru mengetahui setelah ramai pemberitaan Sudirman melapor ke MKD.

Zainut juga mengejar prosedur perekaman yang dilakukan Maroef atas seizin dan sepengetahuan Ketua DPR Setya Novanto dan pengusaha Riza Chalid atau tidak.

Maroef saat itu menjawab tidak seizin karena memang tidak disampaikan pertemuan tersebut direkam.

Maroef juga ditanya penilaiannya apakah tindakan merekam kemudian menyerahkannya ke pihak lain legal atau tidak. Namun, Maroef menyerahkan penilaian itu pada penegak hukum.(fat/jpnn)

JAKARTA – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Maroef Sjamsoedin mengaku tidak mengetahui bahwa rekamannya yang diminta Menteri ESDM


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News