Presiden Jokowi Apresiasi Waibu Agro Edu Tourism Milik PYCH Binaan BIN

Presiden Jokowi Apresiasi Waibu Agro Edu Tourism Milik PYCH Binaan BIN
Presiden Joko Widodo atau Jokowi ketika meninjau Waibu Agro Edu Tourism. Dok: PYCH.

Menurut Jokowi, produk unggulan yang dikemas dengan baik juga akan menjadi oleh-oleh yang baik bagi siapa pun yang datang ke tanah Papua.

"Ya mestinya pasar yang ada di Papua bisa dikuasai oleh anak-anak muda kedepan. kemudian produk-produk unggulan dipackaging, dikemas dengan baik juga akan menjadi oleh-oleh yang baik bagi siapapun yang datang ke tanah Papua," kata dia.

Presiden Jokowi dalam kunjungannya tidak sendirian, beliau ditemani oleh beberapa pejabat tinggi negara, antara lain Kepala BIN Budi Gunawan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono, Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, dan sejumlah pejabat lainnya.

Waibu Agro Edu Tourism menawarkan sejumlah fasilitas modern, termasuk indoor farming, hidroponik, garden bed, perkebunan, ladang jagung, rumah produksi benih jagung unggul, peternakan ayam pedaging, kolam apung, dan bioflok.

Semua fasilitas ini dirancang untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman praktis kepada anak muda hingga masyarakat Papua mengenai sektor pertanian, peternakan, dan perikanan.

Selama kunjungan tersebut, Presiden Jokowi dan rombongan pejabat negara berkeliling untuk melihat langsung fasilitas yang ada di Waibu Agro Edu Tourism.

Salah satu pencapaian signifikan dari Agro Edu Tourism adalah dalam produksi bibit jagung. Sebelumnya, masyarakat Papua harus mengimpor bibit jagung dari luar.

Namun, dengan adanya Agro Edu Tourism, bibit jagung yang berkualitas sudah dapat dihasilkan secara lokal. Saat ini, banyak masyarakat yang telah menggunakan bibit jagung dari Agro Edu Tourism untuk pengembangan pertanian di daerahnya.

Presiden Jokowi memuji kehadiran Waibu Agro Edu Tourism yang dimiliki PYCH di Jayapura, Papua.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News