Presiden Jokowi Berdukacita atas Wafatnya Rachmawati Soekarnoputri

Presiden Jokowi Berdukacita atas Wafatnya Rachmawati Soekarnoputri
Presiden Joko Widodo. (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden.)

Setelah Orde Baru berakhir, dan Indonesia memasuki zaman reformasi, Rachmawati berkiprah di dunia politik.

Dia mendirikan Partai Pelopor yang mengandalkan konstituennya dari kalangan urban muda marhaenis.

Partai yang bersemangat marhaenis itu menjanjikan tidak akan berkompromi terhadap para pelanggar HAM, menolak dwifungsi TNI dan Polri dan ketergantungan ekonomi pada lembaga dana internasional.

Pada 2007, Rachamawati Soekarnoputri resmi mengundurkan diri sebagai ketua umum DPP Partai Pelopor, karena telah diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Rachmawati Soekarnoputri menjadi anggota Bidang Politik Dewan Pertimbangan Presiden untuk 2007-2009.

Kemudian, pada 2012 Rachmawati Soekarnoputri bergabung dengan partai yang dipelopori oleh Surya Paloh, Partai Nasdem. Namun Rachmawati hanya 2 tahun berada di Nasdem.

Setelah keluar dari Partai Nasdem, Rachmawati memutuskan bergabung dengan Partai Gerindra, dimulai sejak Pemilihan Presiden 2014.

Kala itu Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto meminta Rachmawati memperkuat struktur kepengurusan Gerindra, dan dia menerima tawaran tersebut.

Presiden Jokowi mendoakan almarhumah Rachmawati Soekarnoputri agar mendapat tempat yang lapang di sisi Allah SWT.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News