Pria yang Membuat Geger Saat Pelantikan Presiden Ini Mengaku Keturunan Raja

Pria yang Membuat Geger Saat Pelantikan Presiden Ini Mengaku Keturunan Raja
Pemilik mobil B1 RI telah ditahan karena membawa senjata tajam. Foto : ANTARA/Fianda Rassat

jpnn.com, JAKARTA - Pemilik mobil Nissan Terra berplat nomor B 1 RI yang sempat membuat heboh lantaran parkir menghalangi jalur tamu negara saat pelantikan presiden mengaku sebagai keturunan raja.

Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya AKBP I Gede Nyeneng di Polda Metro Jaya, Selasa mengatakan, pemilik mobil yang bernama Prof Dr E Irwannur Latubual Ph.D alias IL tersebut mengaku sebagai keturunan raja.

Pemilik mobil tersebut telah ditahan karena saat itu membawa senjata tajam jenis golok sepanjang sekitar satu meter.

"Tersangka IL ini diketahui ada dua senjata tajam dengan alasan itu adalah peninggalan dari keluarganya yang merupakan keluarga keturunan raja/raja di Pulau Buru di Maluku," kata Gede.

Penyidik pun kemudian melakukan pemeriksaan dan penelusuran terhadap silsilah keluarga ningrat yang diakui oleh IL, namun namanya tidak tercantum dalam silsilah tersebut.

"Namun setelah dilakukan pengecekan silsilah kerajaan yang diakui tersangka itu bukan silsilah dari Pulau Buru, jadi itu cuma alasan saja," katanya.

Atas kepemilikan senjata itu, IL ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 2 ayat 1 UU darurat nomor 12 tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.

Sebelumnya diberitakan sebuah mobil Nissan Terra dengan plat nomor B 1 RI yang terparkir di Hotel Raffles, Kuningan, Jakarta Selatan, pada hari pelantikan presiden yakni 20 Oktober 2019.

Seorang pria membuat heboh karena mobilnya menghalangi jalan yang akan dilintasi tamu negara menuju pelantikan presiden.


Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News