PT Garam Yakin Target Tercapai

PT Garam Yakin Target Tercapai
Jajaran direksi PT Garam. FOTO : Jawa Pos

jpnn.com, SURABAYA - Hingga saat ini, PT Garam sudah menyerap 80 ribu ton garam petani rakyat. Hingga akhir tahun nanti, ditargetkan jumlahnya mencapai 125 ribu ton. Hal itu ditegaskan Direktur Utama PT Garam Budi Sasongko. Dia menjelaskan, panen garam milik petambak tersebut akan ditampung di beberapa gudang yang tersebar di seluruh Indonesia. 

''Kami mempunyai gudang di Madura yang kurang lebih mampu menampung 100 ribu ton. Sisanya nanti di Pantura, Bima, dan Makassar," ujarnya. Budi mengatakan, penyerapan garam petambak rakyat tersebut menggunakan dana penyertaan modal negara (PMN) Rp 204 miliar. ''Kami membeli dari rakyat dengan harga Rp 1.300 per kilogram. Harga tersebut rata-rata dalam beberapa waktu terakhir ini," tuturnya.

Di samping itu, sampai saat ini PT Garam berhasil memproduksi 335 ribu ton. ''Target awal kami sebenarnya sampai akhir tahun bisa 350 ribu ton. Tapi, kami yakin bisa memproduksi 400 ribu ton sampai akhir 2018 atau minimal 380 ribu ton," ungkap Budi. Hal tersebut, salah satunya, disebabkan musim kering yang cukup panjang. 

Di sisi lain, perusahaan pelat merah itu juga berencana segera merampungkan dua pabrik garam industri. Yaitu, Pabrik Garam Segoromadu Gresik dan Pabrik Garam Camplong-Sampang. Pabrik di Gresik ditargetkan selesai akhir tahun ini. Kapasitas produksinya 5 ton tiap jam. ''Pabrik baru tersebut masih uji tes. Progresnya sebenarnya sudah selesai, hasilnya bagus dan sekarang penyempurnaan di equipment," tegasnya.

Kemudian, pabrik kedua di Sampang ditargetkan selesai pada 2019. Kapasitas produksinya 10 ton tiap jam. ''Dan, yang paling membuat kami bahagia, sekitar pertengahan November ini PT Garam menempati kantor pusat baru di Kalianget, Sumenep, Madura," terang Budi. (car/c7/oki)

Di sisi lain, perusahaan pelat merah itu juga berencana merampungkan dua pabrik garam industri. Yaitu, Pabrik Garam Segoromadu Gresik dan Camplong Sampang


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News