Rabu, 15 Agustus 2018 – 05:56 WIB

Puteri Agen Ganda Rusia Dipindah Ke Tempat Aman

Rabu, 11 April 2018 – 00:00 WIB
Puteri Agen Ganda Rusia Dipindah Ke Tempat Aman - JPNN.COM

Yulia Skripal telah dibolehkan meninggalkan rumah sakit di Inggris setelah lebih dari sebulan lalu dirinya diracun dengan gas saraf bersama dengan ayahnya Sergei Skripal, seorang mantan agen ganda Rusia.

Direktur medis dari Rumah Sakit Salisbury Hospital, Christine Blanshard, mengatakan, Yulia Skripal telah keluar dari rumah sakit pada Senin (10/4/2018) malam.

"Ini bukan akhir dari perawatannya tetapi menandai sebuah tonggak penting," kata Dr Blanshard.

Poin-poin penting:

  • Yulia Skripal keluar dari rumah sakit pada hari Senin (10/4/2018)
  • Baik ayah dan anak perempuannya itu berada dalam kondisi kritis selama berminggu-minggu tetapi sekarang sudah mulai pulih
  • Inggris menuduh Pemerintah Rusia mendalangi serangan itu

Dr Banshard mengatakan dia tidak akan memberikan rincian tentang kondisi Sergei Skripal karena khawatir akan privasinya.

Yulia Skripal, 33 tahun anak dari mantan mata-mata Sergei Skripal, 66 tahun, telah dibawa ke lokasi yang aman.

Christine Blanshard  mengatakan Sergei Skripal, yang menjadi target sebenarnya dari serangan itu, pulih lebih lambat daripada putrinya tetapi terus membaik.

Dokter mengatakan tidak ada tanggal yang ditetapkan kapan akan keluar dari rumah sakit.

Seorang pasien ketiga, Sersan Detektif Nick Bailey yang membantu pasangan itu di lokasi serangan, dibebaskan pada 22 Maret.

Pemerintah Inggris kemungkinan akan menyimpan rincian tentang rahasia lokasi Skripal mengingat sensitivitas kasus tersebut.

Pasangan ayah dan anak perempuan ini ditemukan tidak sadarkan diri di bangku taman pada 4 Maret di kota Salisbury, Inggris bagian selatan, dan keduanya dalam kondisi kritis selama berminggu-minggu sampai kesehatan mereka mulai membaik dengan cepat.

Ayahnya, mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal, tetap dirawat di rumah sakit tetapi para pejabat mengatakan kondisinya membaik.

Yulia Skirpal merilis pernyataan publik pertamanya sejak serangan pada hari Jumat (6/4/2018).

"Saya sudah siuman lebih dari seminggu yang lalu sekarang dan saya senang mengatakan kekuatan saya bertambah setiap hari," kata Yulia Skripal dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh polisi London.

"Saya yakin Anda menghargai bahwa seluruh episode ini agak membingungkan, dan saya harap Anda akan menghormati privasi saya dan keluarga saya selama periode pemulihan saya."

Inggris menuduh Pemerintah Rusia mendalangi serangan itu.

Inggris mengatakan Skripal diracuni oleh agen atau zat saraf kelas militer yang hanya bisa dibuat di Rusia.

Rusia membantah tuduhan itu, yang telah menyebabkan pengusiran para diplomat di kedua pihak, dan menjerumuskan hubungan internasional ke tingkat pasca-Perang Dingin.

Inggris telah didukung oleh Australia, Amerika Serikat dan sekutu Eropanya dalam menyalahkan Rusia atas serangan itu.

Putin says Skripal case is lacking common sense, Lavrov says international arms were twisted Video: Putin says Skripal case is lacking common sense, Lavrov says international arms were twisted (Indonesian)

Reuters/ABC

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris disini.

 
SHARES
Komentar