Rahmi Mulai Bernafas Normal, Rahma Butuh 2 Kali Operasi Lagi

Rahmi Mulai Bernafas Normal, Rahma Butuh 2 Kali Operasi Lagi
Tim dokter kembar Rahma Rahmi saat melihat kondisi Rahmi yang masih menjalani perwatan usai oparasi di Rumah Sakit Awal Bos, Senin (15/8). F. Cecep Mulyana/Batam Pos/jpg

Dr Mahrus mengatakan, ada sejumlah syarat layak operasi yang juga harus dimiliki Rahma. Satu yang utama, tekanan darah di pembuluh balik atas Rahma tidak boleh lebih dari 15 mm/Hg. Saat ini, tekanan darah di pembuluh balik atasnya tercatat sebesar 76 mm/Hg.

"(Tekanan darahnya) masih tinggi. Mungkin ini karena baru saja operasi. Lambat laun semoga tekanannya berkurang," jelasnya 

Selain mengalami kelainan dengan hanya memiliki satu bilik, jantung Rahma juga berada di posisi yang lain dari manusia normal. Jika jantung manusia normal berada di kiri, jantung Rahma berada di sebelah kanan. 

Menurut dr Mahrus, pergeseran posisi jantung itu karena terhimpit badan saudarinya. Tim dokter tidak pernah menyadarinya karena selama ini tidak pernah melakukan rontgen dari depan. Rontgen selalu dilakukan dari samping. Setelah terpisah, barulah tim dokter melakukan rontgen dari depan.

"Tapi tenang saja, (posisi yang lain dari yang lain) ini tidak berpengaruh ke kesehatannya," katanya. 

Bayi Rahma-Rahmi merupakan bayi kembar siam pertama yang berhasil dipisahkan di Batam. Pemisahan kedua putri pasangan Junaidi Bakri Ratulolly dan Warmin Bahruddin itu dilakukan di RS Awal Bros, Minggu (14/8) lalu. Operasi itu dilakukan oleh Tim Dokter Kembar Siam Kepulauan Riau dengan supervisi Tim Dokter Kembar Siam Surabaya. (ceu/ray/jpnn)


BATAM - Bayi Rahma dan Rahmi kini menginap di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) Rumah Sakit Awal Bros (RSAB), paska operasi pemisahan Minggu


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News