Sabtu, 18 Agustus 2018 – 05:22 WIB

Saat Selingkuhan Memukul, Menginjak dan Menikam Istri

Sabtu, 20 Januari 2018 – 11:00 WIB
Saat Selingkuhan Memukul, Menginjak dan Menikam Istri - JPNN.COM

Pisau. Ilustrasi Foto: pixabay

jpnn.com, SORONG - Warga di kompleks Pasar bersama Jalan Jenderal Sudirman Kota Sorong Papua Barat, Jumat (19/1) kemarin geger. Seorang wanita tiba-tiba memukul, menginjak dan menikam seorang ibu rumah tangga satu anak berinisial ER.

Korban pun tak tinggal diam. Dia melaporkan wanita muda berinisial CK, yang diduga selingkuhan suaminya itu ke kantor Polres Sorong Kota.

ER melaporkan aksi CK yang membuat dia menderita luka lebam di pipi kiri dan kanan akibat terkena pukulan, serta luka sayatan di jari tengahnya karena tikaman CK yang mengarah ke pipinya sempat ditangkis dengan menggunakan tangan kirinya.

ER mengatakan, kejadian tersebut begitu tiba-tiba, pelaku tanpa basa-basi langsung memukul, menginjak dan menikamnya. Saat itu korban sedang duduk-duduk bersama teman dan orang tuanya di kompleks Pasar Bersama.

Tiba-tiba, pelaku datang menghampirinya dan tanpa basa-basi langsung memukulnya berulang kali menggunakan tangan. Tidak puas memukul dirinya, pelaku kemudian menginjaknya di bagian kepala belakang sehingga korban terjatuh.

Saat korban terjatuh, pelaku tiba-tiba mencabut pisau yang dia bawa dari rumahnya, kemudian mengayunkan pisau tersebut ke wajahnya. Beruntung korban masih mempunyai sisa tenaga, dia kemudian menggunakan tangan kirinya menangkis tikaman pelaku sehingga pisau yang digunakan pelaku menikam wajahnya, menancap di jari tengahnya.

Akibatnya, jari tengah tangan kiri korban terdapat luka sayatan. “Waktu dia tikam untung saya sempat tangkis kalau tidak saya sudah mati,” kata korban di depan Kanit SPKT Polres Sorong Kota, seperti dilansir dari Radar Sorong.

Serangan pisaunya bisa ditangkis, pelaku kembali mencoba menikam korban untuk kedua kalinya. Beruntung ayunan pisaunya dihentikan oleh orang tua dan teman korban yang saat itu berada di lokasi kejadian. “Dia sudah ayun yang kedua kalinya, untung sa mama dan sa teman pegang tangannya sehingga dia tidak jadi tikam yang kedua kalinya,” ujarnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar