Sabtu, 20 Juli 2019 – 08:28 WIB

Saleh Daulay Percaya Diri Kembali ke DPR

Rabu, 01 Mei 2019 – 16:32 WIB
Saleh Daulay Percaya Diri Kembali ke DPR - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Calon anggota legislatif petahana Dapil II Sumatera Utara, Saleh Partaonan Daulay tetap bertahan di Senayan. Terlebih Partai Amanat Nasional (PAN) sementara ini berada di 5 besar dari 10 kursi yang diperebutkan.

Berdasarkan pernghitungan sementara suara dapil II Sumut melalui situng KPU dengan data yang masuk sebesar 56,1 persen sampai pagi ini, Rabu (1/5), PDIP berada di posisi teratasa dengan jumlah suara 281.375, disusul Nasdem 211.832, Gerindra 128.454, Golkar 124.662 dan PAN 99.194, Demokrat 70.179, PKS 62.023, PKB 60.868, Perindo 59.855.

Sedangkan untuk suara pribadi, Saleh tidak hanya terbanyak di dapilnya tapi bisa bersaing secara nasional di antara sesama caleg PAN. Misalnya dengan Hanafi Rais. Apalagi suara wakil ketua Komisi IX DPR ini naik lebih dari 100 persen. Sebab, pada Pileg 2014 suaranya hanya 64.869.

"Menurut penghitungan internal yang dilakukan oleh relawan, sampai saat ini suara pribadi saya sudah mencapai 136.533. Sementara suara partai ditambah dengan seluruh suara caleg adalah 178.525. Hasil ini diperkirakan akan naik lagi seiring dengan akan masuknya data baru dari Nias dan Tapteng, dimana di kedua daerah itu ada PSU," ucap Saleh dikonfirmasi JPNN.com, Rabu (1/5).

Dapil II Sumut menjadi menarik untuk diperhatikan mengingat pertarungannya cukup sengit. Di sana ada beberapa petahana yang juga ikut mencalonkan kembali. Mereka adalah Gus Irawan Pasaribu dari Gerindra (ketua Komisi VII), Trimedya Pandjaitan dari PDIP (wakil ketua Komisi III), Rambe Kamarulzaman (ketua Fraksi Golkar MPR).

Kemudian ada Marwan Dasopang dari PKB (wakil ketua komisi VIII), Iskan Qolba dari PKS (wakil ketua komisi VIII), Sihar Sitorus dari PDIP (mantan calon wagub Sumut), Johny Allen Marbun dari Demokrat, Martin Manurung dari Nasdem, dan beberapa caleg lain yang tidak kalah kuatnya.

Dalam pileg kali ini, kabupaten Tapanuli Tengah menjadi sorotan. Sebab, dalam pelaksanaannya diduga terjadi penggelembungan suara untuk menaikkan suara partai tertentu. Gabungan dari partai-partai di sana sudah mengajukan protes dan melaporkan hal itu ke bawaslu. Hasilnya, Bawaslu merekomendasikan untuk dilakukan PSU di beberapa TPS.

“Menurut saya, PSU di beberapa TPS itu tidak akan begitu mempengaruhi hasil untuk DPR RI dan DPR Provinsi. Kalaupun ada dampaknya, mungkin hanya dirasakan oleh caleg-caleg tingkat kabupaten. Sebetulnya, kalau mau fair, PSU-nya dilakukan lebih luas dan lebih merata. Atau paling tidak, dilakukan penghitungan ulang saja untuk seluruh TPS. Itu lebih simpel dan tidak memakan waktu yang panjang," tutur Saleh.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar