'Sampai Mati, Saya Tidak Rida Dia Nikahi Janda Itu'

'Sampai Mati, Saya Tidak Rida Dia Nikahi Janda Itu'
Ilustrasi.

Penderitaan SL belum selesai. Pagi harinya, ET tiba-tiba mengatakan akan menikahi secara resmi selingkuhannya. Keputusan itu, karena desakan tokoh masyarakat. “Saya menolak. Apapun alasannya, saya tidak mau dipoligami. Sayapun masih cinta pada suami saya,” ucapnya.

Sikap keras penolakan SL tersebut, justru berbuah pahit. Karena tak sanggup membujuk, pada 10 Agustus 2015, ET mendaftarkan permohonan cerai ke PA. “Dia tak lagi memikirkan anak-anak. Teganya saya diceraikan, cuma biar bisa nikah lagi,” tuturnya. 

Itulah sebabnya ET mendatangi gedung PA. Untuk memenuhi panggilan pengadilan. Agenda sidang yang tengah dijalaninya adalah panggilan tergugat. 

Terpisah, Petugas Pendampingan Hukum Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kemang, Asep menerangkan, kasus demikian terbilang sering terjadi. Sebagai bentuk tanggung jawab, pelaku perselingkuhan harus menikah secara resmi. "Dari pada dihakimi warga. Lebih baik, menyatukan kedua pasangan zinah itu dengan perkawinan,” kata Asep. (azi/adk/jpnn)

CIBINONG - Retaknya rumah tangga ibu dua anak, SL (37) dengan sang suami ET (36) akhirnya pecah juga. Pengadilan Agama Cibinong, Bogor, Jawa Barat


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News