Sarwa, Danilla Legawa dari Luka Masa Lalu

Sarwa, Danilla Legawa dari Luka Masa Lalu
Danilla di Taman Literasi Martha Tiahahu, Blok M, Jakarta Selatan, Sabtu (16/9). Foto: Dedi Yondra/JPNN.com

Setelah menelurkan Pop Seblay (Laguland, 2022), album penuh ketiga yang penuh keriangan, Danilla ingin mengembalikan warna kelam yang telah menjadi kekuatan suaranya sejak merilis debut Telisik (Demajors, 2014).

Pemilihan judul ‘Sarwa’ memaknai kebutuhan terkait langkah tersebut.

"Kalau hati sudah sakit, mending kita serahkan saja, entah sisi baik maupun buruk, taruh semuanya di atas meja. Jangan terlalu lama disimpan karena begitu kita mampu melepaskannya, nanti pasti ada hal baru yang lebih menarik hadir menyambut," jelasnya.

Danilla menjalani proses aransemen lagu Sarwa pada pertengahan 2023.

Dia merekam dengan gubahan orkestra murni tanpa piano yang meresonansi karakter jazz bariton khas.

Penata musik diserahkan kepada Aldi Nada Permana, sementara posisi produser masih jadi tanggung jawab Lafa Pratomo.

"Keanggunan Danilla terletak di kegelapan dirinya. Itu sudah menjadi keunggulannya, Sarwa memperlihatkan wajah aslinya sebagai seorang penyanyi," ucap Lafa Pratomo.

Single Sarwa memantik proyeksi musikalitas Danilla ke depan dengan aura sinematis dan melodi yang bernuansa noir, puitis seperti sedia kala dirinya.

Penyanyi Danilla mempersembahkan sebuah lagu terbaru yang berjudul Sarwa. Ada cerita personal di balik lagu tersebut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News