SD Tribuana, Sekolah Miskin Dekat Kantor Dinas Pendidikan

Satu Bangku Diduduki Lima Siswa

SD Tribuana, Sekolah Miskin Dekat Kantor Dinas Pendidikan
SD Tribuana, Sekolah Miskin Dekat Kantor Dinas Pendidikan

Inilah Sekolah Dasar (SD) Tribuana Batam, sekolah swasta di bawah  naungan Yayasan Reuni Batam-Kepri. Gedung tersebut telah dimanfaatkan  sebagai ruang sekolah sejak 2004 silam. Jatuh bangun sudah tak terhitung lagi dirasakan oleh yayasan ini mempertahankan sekolah agar tetap berdiri. Demi membagi ilmu dan pengetahuan yang dimiliki para guru kepada anak-anak miskin yang membutuhkan.

SD Tribuana pernah menempati ruang yang disewa dari Shangrilla Hotel. Karena tidak sanggup lagi membayar maka pihak yayasan harus pindah ke  tempat lain. “Kalau hujan turun, kami pindah cari tempat yang tidak kena  hujan,” ujar Rianto, murid yang duduk di kelas V.

SD Tribuana memiliki 56 murid dari kelas 1 hingga kelas 6. Pengajarnya  ada 6 orang. Masing-masing menangani satu kelas. Selain untuk SD, ruang  kelas tersebut juga digunakan untuk taman kanak-kanak (TK) dengan 10  murid.

Bangku yang tersedia untuk belajar siswa semuanya hanya ada 30 saja.  Satu bangku yang wajarnya diisi dua siswa, di SD Tribuana ini, lima siswa  harus rela berbagi satu bangku.

Di tengah gedung-gedung pemerintahan di Sekupang, SD Tribuana terselip  dan terlupakan. Hanya memiliki satu lokal, digunakan siswa enam kelas. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News