Sebaiknya Daerah Penyangga Ibu Kota Terapkan PSBB seperti Jakarta

Sebaiknya Daerah Penyangga Ibu Kota Terapkan PSBB seperti Jakarta
Sejumlah warga yang melintasi kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan mengenakan masker menyusul keputusan pemerintah DKI Jakarta menerapkan PSBB transisi pada Juni 2020. Foto: arsip JPNN.COM/Ricardo

Ia menambahkan, kampanye komunikasi kesehatan harus dilakukan secara masif, sistematis, terstruktur, kreatif, berkesinambungan dan inovatif pada tingkat nasional hingga keluarga sebagai komunitas terkecil.

Selain itu, pesan yang disampaikan dalam kampanye kesehatan harus utuh guna menghindari kebingungan di tengah masyarakat. "Dari aspek pengelolaan komunikasi terkait Covid-19, antarpemerintah pusat dan daerah harus in-line," ujar dia.

Adapun pada jangka menengah, sebaiknya pemerintah membuat program pencegahan penularan dan penanganan kesehatan penderita Covid-19 yang disertai upaya memacu perekonomian demi menjaga semua sektor usaha sekaligus mencegah PHK.

"Artinya, penanganan kesehatan berjalan hanya selangkah di depan pemulihan ekonomi agar pembiayaan kesehatan dan kehidupan sehari-hari terpenuhi," paparnya.

Selanjutnya jangka pendek, Emrus mendorong penemuan dan pengadaan vaksin untuk Covid-19 yang sudah teruji dan andal. Jangka waktu penemuan vaksin pun harus ditetapkan, misalnya paling lama Desember 2021.

"Lebih cepat lebih baik. Karena Itu, penelitian harus didukung dana yang sangat memadai," ungkapnya.

Menurutnya, para tenaga peneliti juga harus mendapat insentif, pengakuan dan  penghargaan luar biasa dari pemerintah maupun masyarakat luas.

"Bagi para peneliti yang berhasil diberi saja gelar profesor kemanusiaan," tuntasnya.(boy/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

Penerapan kembali PSBB di DKI Jakarta dinilai sangat urgen sebagai rem darurat atas laju kasus baru Covid-19.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News