Sebelum Masuk Jurang, Bus Sriwijaya Sempat Mengalami 2 Insiden

Sebelum Masuk Jurang, Bus Sriwijaya Sempat Mengalami 2 Insiden
Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri Irjen Istiono. Foto: Dedi Sofian/JPNN.Com

jpnn.com, PAGARALAM - Kakorlantas Mabes Polri Irjen Istiono membenarkan data sementara korban kecelakaan bus Sriwijaya hingga Selasa (24/12) sore ialah 28 korban meninggal dan 13 selamat.

Istiono mengungkap hal itu usai mengecek lokasi bus jatuh dan kemudian melihat kondisi korban di RSUD Besemah.

Terkait kronologis kecelakaan, Istiono mengatakan bahwa dari data awal, bus dengan rute Bengkulu- Palembang itu mengangkut 31 penumpang.

“Hasil cross check kami dengan PO di Bengkulu, mengakut 31 penumpang,” ujarnya seperti dikutip dari Sumeks.co.

Kemudian dari keterangan korban yang selamat, dalam perjalanan bus menaikkan penumpang lagi hingga menjadi 50 orang. “Jadi masih ada penumpang yang belum ditemukan, karena baru 41 yang diketahui,” tambahnya.

Dia menjelaskan, sebelum masuk ke jurang atau mengalami kecelakaan, bus sempat mengalami dua insiden, yakni saling menyerempet dengan mobil lain dan masuk siring. Lalu di TKP dengan kemiringan sekitar 45 derajat, mobil langsung melaju masuk ke dalam jurang.

“Untuk penyebab pasti, kami akan melakukan olah TKP untuk mengetahui apakah faktor manusia, kendaraan, jalan dan cuaca,” ungkapnya.

Sementara Kabid Dokes Polda Sumsel Kombes Syamsul Bahar menambahkan, hingga pukul 20.00 WIB, Selasa (24/12), dari 28 korban tewas satu belum teridentifikasi. (gti)

Irjen Istiono mengatakan, bus Sriwijaya ini membawa penumpang 31 orang dari Bengkulu, kemudian di perjalanan bertambah hingga menjadi 50.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News