Sederet Efek Dukungan JK untuk AMIN: dari Pemilih, Legitimasi, sampai Jaringan Golkar

Sederet Efek Dukungan JK untuk AMIN: dari Pemilih, Legitimasi, sampai Jaringan Golkar
Wakil Presiden ke 10 dan ke 12 RI Jusuf Kalla menerima kunjungan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Presiden ke-11 dan ke13 RI M. Jusuf Kalla memilih mendukung Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN) pada Pilpres 2024.

Dukungan tokoh senior Golkar yang punya basis massa kuat di Indonesia Timur itu pun diyakini akan berefek positif bagi pasangan capres-cawapres bernomor urut 1 di Pilpres 2024 tersebut.

Dewan Pakar Timnas AMIN Fahrus Zaman Fadhly mengatakan ada dampak penting dari dukungan tokoh yang dikenal dengan inisial JK tersebut.

Menurut Fahrus, dampak pertama dari dukungan JK ialah potensi untuk dijadikan alat penting dalam memobilisasi suara pemilih dari basis pendukung tokoh asal Sulawesi Selatan itu.

JK memang punya pendukung kuat di Indonesia timur, apalagi di daerah asalnya.

“Keberadaan basis pendukung yang solid merupakan aset berharga dalam meraih dukungan pemilih, terutama dalam situasi pemilihan yang berlangsung sangat ketat,” ulasan Fahrus pada , Sabtu (23/12/2023).

Adapun dampak kedua dari dukungan itu ialah legitimasi tambahan bagi AMIN. Menurut Fahrus, citra dan legitimasi kandidat sangat penting untuk menarik pemilih yang belum memiliki pilihan (swing voters dan undecided voters).

"Dalam dunia politik, citra dan legitimasi kandidat memiliki peran yang signifikan dalam memengaruhi pemilih yang masih ragu-ragu dan belum memutuskan pilihan," imbuh Fahrus.

Dukungan JK diyakini akan berefek positif bagi pasangan capres-cawapres bernomor urut 1 di Pilpres 2024 Anies Baswedan - Muhaimin Iskandar (AMIN).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News