Selasa, 19 Desember 2017 – 01:42 WIB

Senator Australia Bantah Peringatkan Donatur China Soal Penyadapan

Rabu, 29 November 2017 – 10:00 WIB
Senator Australia Bantah Peringatkan Donatur China Soal Penyadapan - JPNN.COM

Senator Australia Sam Dastyari dari Partai Buruh membantah menyampaikan informasi rahasia kepada donatur politik dan pengembang properti asal China Huang Xiangmo.

Senator Dastyari mundur dari posisi menteri bayangan Partai Buruh yang beroposisi tahun lalu setelah dia mengakui perusahaan Huang membayar salah satu biaya hukumnya.

Media Fairfax hari ini memberitakan Senator Dastyari mengunjungi Huang pada bulan Oktober tahun lalu - beberapa minggu setelah dia harus mundur dari posisi menteri bayangan.

Fairfax menyebutkan Senator Dastyari telah memperingatkan Huang bahwa telepon pengusaha itu disadap.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Rabu (29/11/2017) pagi, Senator Dastyari mengatakan tidak pernah dibriefing oleh badan keamanan atau menerima informasi rahasia apapun tentang masalah apapun.

"Saya tidak pernah menyampaikan informasi keamanan yang dirahasiakan - saya tidak pernah memilikinya," katanya.

"Dan, seperti yang telah saya katakan di depan umum sebelumnya, saya akan selalu bertindak sesuai dengan saran keamanan yang saya dapatkan," ujarnya.

"Saya menolak pernyataan bahwa saya melakukan hal lain selain menyampaikan gosip yang disebarkan oleh wartawan kepada Huang," tambahnya.

Jaksa Agung Senator George Brandis dan Menteri Luar Negeri Julie Bishop mendesak Senator Dastyari menjelaskan lebih banyak tentang hubungannya dengan Huang.

"Jika tuduhan yang dilaporkan koran Fairfax pagi ini benar, pertanyaan serius muncul mengenai Senator Dastyari, tentang kesetiaannya kepada Australia, tentang sejauh mana dia berada di bawah pengaruh kepentingan asing," kata Senator Brandis.

"Orang harus bertanya, 'Mengapa ada orang bertindak dengan maksud baik memperingatkan seorang dermawan untuk berbincang dalam situasi yang justru sejalan dengan aktivitas kontra penyadapan?" tanyanya.

Sedangkan Menlu Bishop meminta Senator Dastyari untuk, "mengungkapkan secara terbuka semua diskusi yang dia lakukan dengan dermawan China dan tindakan yang dia ambil sehubungan dengan representasi yang disampaikan padanya oleh dermawan Chinanya".

"Kami mengetahui adanya tuduhan ini," katanya.

"Sam Dastyari harus menjawabnya, karena jika akurat, hal itu akan menunjukkan bahwa Senator Dastyari bertindak melawan kepentingan nasional Australia, terhadap masalah keamanan nasional Australia dan itu akan membuat posisinya sebagai senator tidak dapat dipertahankan," tambahnya.

Pemimpin Oposisi peringatkan Dastyari

Pemimpin Partai Buruh Bill Shorten mengeluarkan pernyataan yang menyebutkan bahwa dia secara teratur menerima briefing informasi rahasia dari badan-badan keamanan.

"Saya tidak membahas detail briefing tersebut dengan siapa pun, termasuk Senator Dastyari, namun saya tidak percaya senator ini menjadi subyek penyelidikan keamanan nasional," kata Shorten.

Dia mengatakan telah berbicara dengan Sam Dastyari dan sang senator telah "menegaskan sekali lagi bahwa dia tidak menyampaikan informasi rahasia karena dia tidak memilikinya".

Shorten juga mengeluarkan peringatan kepada Senator Dastyari.

"Saya telah menjelaskan kepada Senator Dastyari bahwa ini bukan pertama kali penilaiannya dipertanyakan, tapi saya pasti mengharapkan ini yang terakhir," kata Shorten.

Senator Dastyari mengatakan dia telah menjelaskan bahwa pertemuan dengan Huang itu dimaksudkan menyampaikan pikirannya bahwa tidak pantas lagi mereka berhubungan di waktu mendatang.

"Saya pikir suatu kesopanan untuk menyampaikan hal semacam ini secara langsung. Baik kantor saya atau saya sendiri tidak pernah berbicara dengan Huang sejak itu," kata Senator Dastyari.

Huang sebelumnya menolak pernyataan bahwa dia coba mempengaruhi politisi Australia.

Senator Dastyari mengatakan bahwa Partai Buruh telah menyurati Perdana Menteri, meminta Pemerintah untuk mempertimbangkan registrasi agen-agen asing.

"Sangat memalukan bahwa keputusannya (perdana menteri) untuk membatalkan Parlemen telah pertimbangan akan hal ini," katanya.

Simak beritanya dalam Bahasa Inggris di sini.

 
SHARES
Komentar