Seorang Santri Menderita Luka Bakar Akibat Kebakaran Ponpes di Rohul

Seorang Santri Menderita Luka Bakar Akibat Kebakaran Ponpes di Rohul
Kebakaran di Pondok Pesantren Khalid Bin Walid Rohul, Selasa(1/2/2022). ANTARA/HO-Diskominfotik

jpnn.com, PEKANBARU - Seorang santri terluka akibat kebakaran yang melanda asrama putra Pondok Pesantren Khalid bin Walid, di Desa Pematang Berangan, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, Selasa (1/2) pukul 16.00 WIB. 

Santri bernama Arfin Lubis (17) itu dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka bakar

Kapolres Rokan Hulu AKBP Eko Wimpiyanto menjelaskan bahwa korban sudah dibawa ke rumah untuk mendapatkan perawatan. 

"Kebakaran Ponpes Khalid bin Walid itu mengakibatkan seorang santri penghuni asrama bernama Arfin Lubis (17 tahun) mengalami luka," kata AKBP Eko Wimpiyanto kepada wartwan di Rohul, Rabu (2/2).

Berdasarkan keterangan dari saksi Muklas, sumber api berasal dari arus pendek di plafon lantai II Gedung Buya Arab, Asrama Putra yang terbuat dari bahan triplek.

"Awalnya seorang pengasuh putra di ponpes itu bernama Muklas melihat ada api dari lantai II," ucap Wimpii.

Tidak lama kemudian, api membesar dan membakar bangunan asrama pria Khalid Bin Walid. 

Si jago merah dengan cepat melahap bangunan yang terbuat dari bahan triplek. 

Santri bernama Arfin Lubis (17) itu dilarikan ke rumah sakit terdekat karena mengalami luka bakar akibat kebakaran yang melanda asrama putra Pondok Pesantren Khalid bin Walid di Rokan Hulu, Riau.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News