Seperti Jerinx SID, Ribuan Warga Melbourne Percaya Virus Corona Bagian dari Konspirasi

Seperti Jerinx SID, Ribuan Warga Melbourne Percaya Virus Corona Bagian dari Konspirasi
A police officer checks a driver's identification at a coronavirus checkpoint in Melbourne on July 2, 2020. (ABC News: Daniel Fermer)

Wakil kepala tim medis Annaliese van Diemen mengatakan, konsep 'super spreader' adalah salah satu dari beberapa teori yang sedang diselidiki oleh otoritas kesehatan saat ini.

Premier Daniel Andrews mengatakan langkah pengurutan genom menunjukkan beberapa kasus penularan baru memiliki kaitan dengan petugas keamanan di hotel tempat karantina.

Diduga orang tersebut telah melanggar protokol kesehatan.

Pemerintah Victoria sendiri juga tengah menjadi sorotan bagaimana mereka memberlakukan sistem karantina hotel, setelah lebih dari 50 kasus baru virus corona berasal dari tempat karantina.

Kami menjawab pertanyaan seputar virus corona:

 

Sebuah laporan yang belum terkonfirmasi menyebutkan petugas keamanan hotel yang tidur dengan tamu karantina dan membiarkan mereka meninggalkan kamar mereka.

Penyelidikan yudisial senilai U$3 juta akan menginvestigasi bagaimana virus tersebut dapat menyebar dari hotel ke masyarakat.

Menanggapi pertanyaan wartawan, Menteri Kesehatan Victoria berusaha menjauhkan departemen yang dipimpinnya dengan skandal tersebut, dengan mengatakan pihaknya tidak mengawasi kontrak keamanan.

Lebih dari 10.000 orang Melbourne yang tinggal di wilayah hostspot menolak dites, sebagian di antaranya karena percaya virus corona adalah sebuah konspirasi.

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News