Serang Masjidilaqsa, Israel Adalah Negara Teroris 

Serang Masjidilaqsa, Israel Adalah Negara Teroris 
Kawasan masjidilaqsa Foto: tangkapan layar Twitter Muhammad Sa'id

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) M Hidayat Nur Wahid (HNW) mengecam serangan tentara Israel ke Masjidilaqsa disertai teror dan kebrutalan terhadap umat Islam yang sedang beribadah tarawih di dalamnya. 

HNW menyerukan kepada dunia internasional untuk bersama-sama menyelamatkan masjidilaqsa, menghentikan teror Israel dan memberikan sanksi kepada negara tersebut dengan mengucilkannya secara internasional.

Menurut HNW, teror sebelumnya terjadi di awal ramadan.

Israel menyabotase azan di Masjidilaqsa dan membantu para radikalis Yahudi merampas tanah serta rumah warga Palestina di Sheikh Jarrah, Jerussalem Timur. 

Menurutnya, tindakan brutal kesekian kalinya itu harus benar-benar mendapat perhatian dari dunia internasional.

“Tentara Israel telah melakukan teror terbuka terhadap Masjidilaqsa, tempat ibadah umat Islam yang telah ditetapkan sebagai warisan budaya dunia oleh UNESCO," ujar HNW dalam keterangannya, Sabtu (8/5).

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu lebih lanjut mengatakan, tindakan teror Israel sama dengan yang dilakukan oleh kelompok-kelompok teroris, yang menyasar rumah ibadah agama lain.

"Bahkan lebih parah, karena dilakukan berulang-ulang oleh entitas negara, dan menyalahi berbagai kesepakatan internasional," ucap dia.

HNW menyebut Israel sebagai negara teroris, setelah tentara negara tersebut menyerang Masjidilaqsa. 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News