Sesjen MPR Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu

Sesjen MPR Ajak Masyarakat Sukseskan Pemilu
Sesjen MPR RI Ma'ruf Cahyono. Foto: istimewa

jpnn.com, JAKARTA - Jelang pemilu serentak yang tinggal hitungan hari, Sekretaris Jenderal MPR RI Ma’ruf Cahyono mengajak masyarakat untuk tetap tenang. Saling menjaga suasana kondusif dan mempererat persatuan kesatuan sesama bangsa.

Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah, tidak saling menghasut, atau terhasut oleh isu yang dilemparkan pihak lain, apalagi yang isu yang berkonten SARA.

Pemilu menurut Ma’ruf adalah proses demokrasi, panggung mulia milik rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi. Bangsa Indonesia sudah berpengalaman dalam pelaksanaan pemilu-pemilu dan terbukti sukses.

"Karena itu, pemilu kali ini pun, harus berlangsung damai seperti sebelumnya, bahkan harus lebih berkualitas proses maupun hasilnya, dan tidak perlu diikuti dengan perpecahan di antara anak bangsa Indonesia sendiri," ujar Ma'ruf saat menyampaikan pidato kebangsaan, di hadapan peserta Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I, dan Seminar Kebangsaan Mahasiswa Pancasila (Mapancas) di Gedung Nusantara V, Kompleks MPR, DPR dan DPD Senayan Jakarta, Senin (1/4).

Pada kesempatan itu, dia mewakili Ketua MPR Zulkifli Hasan membuka dengan resmi pelaksanaan Mukernas I Mapancas, yang akan berlangsung di Jakarta pada 1-3 April 2019.

Kepada peserta Mukernas Ma’ruf Cahyono meminta, mahasiswa Pancasila tidak boleh berhenti dalam mencari dan menggali nilai-nilai luhur yang ada dalam Pancasila.

Bukan untuk sekedar dihafal, tetapi harus dipahami dan dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. mulai dari lingkungan terkecil, keluarga, organisasi hingga kepada masyarakat yang ada disekitarnya.

“Para mahasiswa pada khususnya dan pemuda pada umumnya, harus berani melakukan instropeksi, apakah Pancasila sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari atau belum”, kata Ma’ruf menambahkan.

Karena itu, Pemilu kali ini harus berlangsung damai seperti sebelumnya, bahkan harus lebih berkualitas proses maupun hasilnya, dan tidak perlu diikuti dengan perpecahan di antara anak bangsa Indonesia sendiri.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News