Seusai dari Finlandia, Pemkab Sumedang Belajar Digital Services di Tallinn Estonia

Disediakan pula petugas untuk pendampingan bagi yang tidak mengerti dan mampu menggunakan sarana teknologi informasi.
Dia mengatakan 99% layanan publik di Estonia dilakukan secara digital, tetapi disediakan pula secara manual bagi masyarakat tertentu yang membutuhkan seperti disabilitas dan orang lanjut usia.
"Di Tallin Service Center ada petugas front office yang akan menunjukkan harus ke loket mana masyarakat datang," kata Herman.
Di Estonia tersedia database untuk mendeskripsikan informasi warga yang disimpan dalam katalog sumber daya interoperabilitas (RIHA).
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumedang Jajang Heryana mengatakan data di sana sudah terintegrasi, mengikuti prinsip sekali saja.
Mengumpulkan data yang sama di database terpisah tidak diperbolehkan.
"RIHA berfungsi sebagai register nasional yang terdiri dari sistem, komponen, layanan, model data, aset semantik, dan yang lainnya," ucap Jajang yang ikut serta dalam delegasi benchmarking digital services.
Jajang mengatakan tujuan RIHA adalah untuk menjamin pengelolaan sistem informasi sektor publik secara transparan, berimbang, dan efisien.
Pendaftaran dengan RIHA untuk basis data publik dan sistem informasi adalah wajib dan dipayungi oleh undang-undang.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang mengujungi Kota Tallinn Estonia seusai 4 hari penuh belajar tentang digital services dan pendidikan dari Finlandia
- Lewat Aplikasi Ini, Perjalanan Dinas Bisa Lebih Terstruktur dan Transparan
- Resmi Meluncur, Master Bagasi Siap Jembatani Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Hadirkan BrainBoost Limitless, Denny Santoso Jelaskan Soal Ini
- Proyek Jalan Lingkar Utara Jatigede Hampir Tuntas, Bupati Dony: Insyaallah Mei Selesai
- Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah, Asbanda Dorong BPD Gunakan Aplikasi Ini
- Mau Simpan Shorts YouTube? Begini Caranya, Gak Pakai Ribet