Si Burung Camar dan Ikmal Tobing Hangatkan Ijen Jazz 2017

Si Burung Camar dan Ikmal Tobing Hangatkan Ijen Jazz 2017
Vina Panduwinata

jpnn.com, BANYUWANGI - Penampilan Vina Panduwinata di ruang auditorium Jiwa Jawa Resort Banyuwangi menutup gelaran Ijen Jazz 2017, Sabtu, lalu.

‘Si Burung Camar’ itu menghipnotis ratusan pengunjung dengan tembang kenangan di tengah udara dingin gunung Ijen.

Tampil selama 60 menit di penghujung acara, wanita berusia 58 tahun membawakan 8 lagu legendaris mulai burung camar dan cinta.

Performa Vina semakin spesial dengan iringan keyboard sekaligus pianis kawakan, Dian HP. Dua budayawan kondang, Butet Kertaradjasa dan Djaduk Ferianto memandu acara ini.

Pada acara malam itu, Vina berkolaborasi dengan drummer Ikmal Tobing, putra drummer rock musisi Jelly Tobing ini mengiringi Vina melantunkan lagu lagu surat cinta dan burung camar.

"Saya sudah dua tahun ini kolaborasi dengan dua musisi muda berbakat, Ikmal dan DJ Goeslan. Walau dada ini terus berdegup kencang dengar gebukan drum, tapi tetap asyik,” canda Vina.

Selain Vina, sejumlah musisi jazz mengisi acara ini seperti Sri Hanuraga Trio feat Dira Sugandi, Tropical Transit Nonaria bersama Bonita, Luanada feat Matthew Sayerez, Bintang Indrianto Festival.

Panitia memberikan kesempatan para musisi jazz lokal, dari kelompok pelajar Banyuwangi Student Jazz berasal untuk unjuk gigi.

Vina Panduwinata membawakan 8 lagu di Ijen Jazz 2017

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News