Siap-Siap! Indonesia Memasuki Peradaban Baru Dunia Penyiaran

Siap-Siap! Indonesia Memasuki Peradaban Baru Dunia Penyiaran
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang menyatakan Indonesia memasuki masa peradaban baru dunia penyiaran. Foto: Kemenkominfo

Kendati demikian, dia mengakui, migrasi tv digital dari analog memberi dampak bagi masyarakat terutama di wilayah perbatasan.

“Hari ini ada 112 wilayah siaran dan 341 Kabupaten/Kota yang mengalami dampak langsung dari migrasi TV analog ke digital. Itu berarti, dari total 225 wilayah layanan siaran di 514 kabupaten/kota, masih terdapat 113 wilayah dan 173 kabupaten kota yang belum tercakup analog switch off,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itu menjadi tantangan terbesar karena di wilayah-wilayah tersebut belum terdapat layanan siaran televisi terestrial.

"Kemenkominfo berupaya sedemikian rupa untuk memastikan wilayah-wilayah yang belum terjangkau ASO atau belum terdapat layanan siaran akan masuk dalam program yang disebut layanan digitalisasi broadcasting system (DBS),” jelasnya.

Untuk itu, Stafsus Philip Gobang menegaskan, Menteri Kominfo sudah memastikan dalam semester kedua 2023, akan segera meluncur satelit Satria Republik Indonesia I.

“Satelit ini diupayakan untuk menjangkau daerah yang tidak terjangkau siaran selama ini ataupun daerah atau wilayah yang secara fisik tidak dapat dibangun infrastruktur digital. Mudah-mudahan ini bisa menjawab tantangan-tantangan yang kita hadapi itu," tegas Philip. (mcr10/jpnn)

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Komunikasi Politik, Philip Gobang menyatakan Indonesia memasuki masa peradaban baru dunia penyiaran


Redaktur & Reporter : Elvi Robia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News