Simak! Tips Menulis CV Lamaran Kerja dari GarudaFood

Simak! Tips Menulis CV Lamaran Kerja dari GarudaFood
Wara Sri Handayani, Head of Human Capital GarudaFood Group (menggunakan rompi dan berjilbab coklat), Sandra Fikawati, Kepala Career Development CentreUniversitas Indonesia (berbatik merah) dan beberapa mahasiswa/i Universitas Indonesia usai memberikan pemaparan materi dalam acara “Career & Internship Seminar” di kampus Universitas Indonesia, Depok, Rabu (10/8). Foto: ist for JPNN.com

jpnn.com - DEPOK – Saat ini kualitas hard skill (keilmuan) yang dimiliki lulusan Perguruan Tinggi dinilai sudah memenuhi kebutuhan dunia Industri. namun kualitas soft skills, seperti kerja sama, empati, pressure dalam bekerja,  masih belum terpenuhi. 

Padahal  dalam praktiknya baik hard skill maupun soft skill harus seimbang. Garuda Rosta salah satu produk GarudaFood Group berkolaborasi dengan GarudaFood Sehati mengadakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) program Sahabat Inspirasiku.

Ini merupakan program sharing session yang diberikan oleh Relawan GarudaFood Sehati mulai dari level Staff hingga level Top Management kepada para Siswa/i Sekolah Dasar dan Mahasiswa/i di Indonesia. 

Dalam acara Carer & Internship, Seminar: Explore Your Potential Career Fiedls di Universitas Indonesia, Depok, Rabu (10/8) Wara Sri Handayani, Head of Human Capital GarudaFood Group memberikan sharing mengenai Personal Branding dengan judul “Writing a Good CV, Make You Valuable to Get An Interview” kepada ratusan mahasiswa/i Universitas Indonesia tingkat akhir.

Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulianGaruda Rosta terhadap dunia pendidikan, khususnya pengenalan dunia industri di kalangan civitas akademika.

“Ini merupakan kali kedua kami bekerja sama dengan Universitas Indonesia. MelaluiGaruda Rosta ‘Sahabat Inspirasiku’ kami harap dapat membantu para mahasiswa-mahasiswa agar siap memasuki dunia industry,” ujar Wara Sri Handayani, Head of Human Capital GarudaFood Group.

Dikatakan, kegiatan ini sekaligus untuk menjawab fenomena saat ini dimana terdapat kesenjangan antara hard skill dan soft skill. “Nah, ini agar bagaimana mereka dapat mencapai target jelas, strategi dalam penulisan CV dan apa saja yang harus dipersiapkan sejak duduk di bangku kuliah.” ungkap Wara. 

Sesuai dengan judul topik yang dibawakan, Wara menjelaskan CV bukan hanya sekedar menuliskan biografi seseorang tetapi bagaimana pelamar kerja atau calon karyawan dapat menuangkan apa saja pencapaian yang telah dilakukan dengan efisien. 

DEPOK – Saat ini kualitas hard skill (keilmuan) yang dimiliki lulusan Perguruan Tinggi dinilai sudah memenuhi kebutuhan dunia Industri. namun

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News