Sistem Komputer Parlemen Australia Diretas, Keterlibatan China Diselidiki

Badan keamanan Australia menyelidiki serangan siber terhadap jaringan komputer Parlemen Federal, dengan memeriksa kemungkinan keterlibatan Pemerintah China di balik serangan ini.
Pejabat yang membawahi keamanan Parlemen Federal menjelaskan sejauh ini belum terdeteksi adanya data yang dicuri dalam serangan tersebut.
Sumber ABC mengatakan respons terhadap serangan itu berlangsung cepat namun mengakui para peretas kini sangat canggih.
Sebagai tindakan pencegahan, password untuk mengakses komputer telah diubah.
"Kami tak memiliki bukti serangan ini dimaksudkan untuk mempengaruhi proses parlemen atau mengganggu proses pemilu atau politik," kata pejabat tersebut.
Penyelidikan terhadap serangan siber, katanya, membutuhkan waktu dan dilakukan bersama badan keamanan terkait.
Direktorat Sinyal Australia (ASD) turun tangan menangani serangan ini dan telah mengamankan jaringan komputer tersebut.
"Langkah-langkah yang diperlukan sedang dilakukan untuk mengurangi kerugian dan meminimalkan kerusakan," kata ASD.
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina
- Dunia Hari Ini: Pakistan Tuding India Rencanakan Serangan Militer ke Negaranya
- Dunia Hari Ini: PM Terpilih Kanada Minta Waspadai Ancaman AS
- Dunia Hari Ini: Sebuah Mobil Tabrak Festival di Kanada, 11 Orang Tewas
- Dunia Hari Ini: Siswa SMA Prancis Ditangkap Setelah Menikam Teman Sekelasnya