Siswi SMK Sebulan tak Pulang, Eh...Bersama Pacar di Kos

Siswi SMK Sebulan tak Pulang, Eh...Bersama Pacar di Kos
Kasat Reskrim AKBP Shinto Silitonga (kiri) bersama Tim Anti Bandit mengamankan Joko Suparmantu yang membawa kabur dan mencabuli BYA berulangkali di Palangka Raya. Foto: YUAN ABADI/RADAR SURABAYA/JPNN.com

Agar bisa tinggal gratis, dia lantas menitipkan BYA ke rumah tantenya dan bekerja sebagai baby sitter.

Namun selama sebulan tinggal bersamanya, Joko sudah berulangkali mencabuli korban. "Sudah sering, saya sampai lupa berapa kali tepatnya," terang Joko.

Di sisi lain, BYA mengaku nekat kabur ke Palangka Raya karena tidak betah tinggal di rumah.

Sebab, dia tidak tahan dengan sikap ayahnya yang keras dan membatasi pergaulannya.

"Saya tidak kerasan di rumah, saya ingin bebas," ungkap remaja cantik berambut sebahu ini.

Sementara itu, ayah BYA yakni AD, 45, mengaku apa yang dia lakukan semata-mata hanya ingin mendidik dan melindungi anaknya dari pergaulan yang negatif. AD mengaku merasa bingung bagaimana cara mendidik anaknya.

"Saya jadi serba salah. Saya halus, tapi anak saya semakin tidak jelas. Tapi ketika saya kasar, hasilnya malah seperti ini," ungkap AD yang menemui anaknya di Polrestabes Surabaya bersama istrinya, kemarin.

Dia meminta polisi menindak tersangka yang sudah merayu dan mencabuli anaknya.

Seorang siswi sebuah SMK di kawasan Tambaksari, Surabaya, inisial BYA, 17, akhirnya ditemukan setelah dilaporkan hilang selama hampir sebulan oleh

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News