Soroti Kelangkaan Obat Terapi Covid-19, Baidowi: Awas Ada Penimbunan

Soroti Kelangkaan Obat Terapi Covid-19, Baidowi: Awas Ada Penimbunan
Anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi. Foto: M. Fathra/dok/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi menyoroti kelangkaan sejumlah obat terapi Covid-19 di pasaran.

Dia menyebut beberapa obat yang dibutuhkan oleh masyarakat di tengah pandemi Covid-19 seperti oseltamivir sejatinya akan kembali diproduksi oleh Indofarma.

Dia mengatakan bahan baku obat yang diimpor langsung dari India itu sudah tiba di Indonesia.

"Indofarma memang mau memproduksi obat jenis oseltamivir. Bahan bakunya sudah didatangkan dari India," kata Baidowi saat dihubungi JPNN.com, Minggu (25/7).

Sekretaris Fraksi PPP itu menjelaskan obat tersebut rupanya tidak hanya diproduksi oleh BUMN Farmasi saja, tetapi perusahaan farmasi swasta juga ikut dilibatkan.

Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya kekurangan pasokan obat tersebut.

"Perusahaan farmasi swasta juga memproduksi untuk menambal kekurangan," ungkap pria yang akrab disapa Awiek itu.

Namun dengan kelangkaan obat dipasaran, Awiek menduga ada oknum yang mencoba mencari keuntunggan dengan cara menimbunnya. "Bisa jadi ada penimbunan," tutur Awiek.

Anggota Komisi VI DPR Achmad Baidowi menduga ada oknum yang mencoba mencari keuntunggan dengan cara menimbun obat.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News