Sowan Abuya Muhtadi, Ganjar Disilakan Menempati Kursi yang Pernah Diduduki Jokowi

Sowan Abuya Muhtadi, Ganjar Disilakan Menempati Kursi yang Pernah Diduduki Jokowi
Bakal capres dari PDIP Ganjar Pranowo (berpeci hitam) menundukkan kepala dan menyalami KH Ahmad Muhtadi bin Dimyathi di Pesantren Roudatul Ulum, Kampung Cidahu, Dusun Tanagara, Kecamatan Cadasari, Pandeglang, Banten, Minggu (28/5). Foto: Humas DPP PDIP

jpnn.com, PANDEGLANG - Bakal calon presiden atau capres dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo sowan kepada ulama karismatik Kiai Haji Ahmad Muhtadi bin Dimyathi al-Bantani atau yang kondang dengan panggilan Abuya Muhtadi di Pandeglang, Banten, pada Minggu (28/5).

Ditemani Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah, gubernur Jawa Tengah itu tiba di kediaman Abuya Muhtadi di kompleks Pondok Pesantren Roudatul Ulum, Kampung Cidahu, Dusun Tanagara, Kecamatan Cadasari, Pandeglang, sekitar pukul 13.30 WIB.

Begitu sampai di kediaman Abuya Muhtadi, bakal capres dari koalisi PDIP dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu diarahkan memasuki ruangan khusus. Ganjar diajak masuk ke kamar pribadi Abuya Muhtadi.

Setelah berada di kamar pribadi Abuya Muthadi selama beberapa menit, Gajar keluar menuju aula. Tidak lama kemudian Abuya Muhtadi menyusul.

Ulama yang dikenal getol membela Pancasila itu lantas mempersilakan Ganjar duduk.

"Dahulu Pak Jokowi (Joko Widodo, red) juga duduk di situ. Iya, Pak Presiden duduk di situ," kata Abuya Muhtadi kepada Ganjar.

Mantan pimpinan Komisi II DPR itu pun tersenyum mendengar penjelasan Abuya Muhtadi. Basarah juga memberi respons serupa.

Syahdan, Abuya Muhtadi membaca Surah Alfatihah dan melanjutkannya dengan doa. Orang-orang yang hadir pun mengamini munajat yang dipanjatkan ulama sepuh itu.

Ganjar Pranowo bertemu secara pribadi dengan ulama karismatik Abuya Muhtadi, pengasuh Pesantren Roudatul Ulum, Kampung Cidahu, Pandeglang, Banten.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News