Spesialis Gizi Ajak Masyarakat Makan Makanan Lezat dan Bijak Garam

Spesialis Gizi Ajak Masyarakat Makan Makanan Lezat dan Bijak Garam
Dokter Spesialis Gizi Klinik Yohan Samudra mengatakan, jumlah maksimum garam yang boleh dikonsumsi yaitu satu sendok teh sehari atau sekitar 2.000-2.300 mg. Foto: Dok Ajinomoto

Head of Public Relations Department PT AJINOMOTO INDONESIA Grant Senjaya mengatakan bahwa kegiatan yang dilakukan bersama Katadata ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat luas mengenai pentingnya diet garam. 

Menurutnya, kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari kampanye Bijak Garam Ajinomoto. 

Dia berharap melalui kampanye Bijak Garam yang sedang kami giatkan ini, Ajinomoto ingin mengedukasi masyarakat tentang pentingnya diet rendah garam dan mengajak keluarga Indonesia untuk hidup lebih sehat dengan mengurangi asupan atau penggunaan garam dalam mengolah makanan.

Namu, tetap bisa memperoleh cita rasa yang tinggi. 

"Kampanye ini juga merupakan bukti komitmen kami sebagai Health Provider untuk terus memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, dengan meningkatkan kesejahteraan dan kesehatan keluarga Indonesia melalui produk dan layanan yang berkualitas tinggi," katanya.

Saat ini, Grup Ajinomoto Indonesia sedang meningkatkan literasi dan pengetahuan seluruh karyawannya untuk dijadikan sebagai Health Provider.

Beberapa inisiatif dilakukan oleh Health Provider Ajinomoto sebagai wujud kepedulian terhadap peningkatan kualitas hidup sehat masyarakat dan kelestarian bumi Indonesia. 

"Melalui website Dapur Umami : https://www.dapurumami.com/page/bijak-garam aplikasi menu Bijak Garam, dapat diakses oleh masyarakat luas,” pungkas Grant.(mcr10/jpnn)

Dokter Spesialis Gizi Klinik Yohan Samudra mengatakan, jumlah maksimum garam yang boleh dikonsumsi yaitu satu sendok teh sehari atau sekitar 2.000-2.300 mg


Redaktur & Reporter : Elvi Robiatul

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News