Startup Ini Gratiskan Tagihan Listrik 500 Masjid & Musala, Masyaallah

Startup Ini Gratiskan Tagihan Listrik 500 Masjid & Musala, Masyaallah
Ada startup yang membayar tagihan Listrik 500 masjid dan musala sebagai bentuk syukur. Foto: hotelmurah.com

jpnn.com, JAKARTA - Listrik menjadi kebutuhan utama masyarakat termasuk juga aktivitas di tempat-tempat ibadah.

Namun, ada juga rumah ibadah yang kesulitan menikmati aliran listrik karena terbatasnya biaya membayar tagihan listrik akibat pandemi berkepanjangan maupun masalah lokasinya di daerah pelosok.

Kondisi tersebut dialami masjid dan musala di Tasikmalaya sehingga mendapatkan bantuan  token listrik serta pelunasan rekening listrik karena menunggak 2-3 bulan.

"Tentunya masih banyak yang mengalami nasib serupa karena berdasarkan data Kementerian Agama Mei 2022, Indonesia memiliki total 290.161 masjid yang tersebar di 34 provinsi," kata Ari Sudradjat, CEO hotelmurah.com, dalam siaran persnya, Senin (3/10).

Startup tersebut membantu membayarkan tagihan listrik masjid dan musala, khususnya di daerah terpencil. Pembayaran itu dilakukan setiap bulannya.

Ari menuturkan kegiatan ini sebagai rasa syukur atas banyaknya rezeki yang diterima perusahaannya selama ini. Jadi, tidak semata-mata mencari keuntungan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Alhamdulillah perusahaan kami terus berkembang pesat dan memiliki net profit yang cukup besar, sehingga ini sebagai rasa syukur,” ujarnya.

Menurut Ari, untuk mendaftar di program listrik gratis ini caranya sangat mudah, cukup memasukkan ID pelanggan PLN pascabayar dan nomor handphone melalui aplikasi/web hotelmurah.com.

Ada startup yang membayar tagihan Listrik 500 masjid dan musala sebagai bentuk syukur

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News