JPNN.com

Status Galau di Facebook Rentan Jadi Sasaran Empuk

Minggu, 25 Desember 2016 – 23:02 WIB Status Galau di Facebook Rentan Jadi Sasaran Empuk - JPNN.com

JPNN.Com - Rumah yang aman dan nyaman untuk mengakses internet ternyata bukan jaminan bakal terbebas dari tindak kejahatan. Sebab, hal itu justru bisa menjadi awal terjadinya eksploitasi seksual kepada anak.

Hal itu terungkap dari penelitian yang dilakukan Yayasan Sekretarian Anak Merdeka Indonesia (Samin) di beberapa wilayah termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tim peneliti Yayasan Samin menemukan 48 persen anak-anak mengakses internet di rumah.

Sedangkan 23 persen lainnya mengakses internet di tempat umum se-perti kafe dan warnet. Sisanya, ada 15 persen anak mengakses di lingkungan sekolah.

Salah seorang peneliti Yayasan Samin, Bambang Pamungkas mengatakan, penelitan itu dilakukan terhadap 850 dengan validasi 830 orang. Terdiri atas pelajar tingkat SMP dan SMA yang ada di Jogja, Bantul, Sleman, Solo, Semarang, Jakarta, dan Mataram.

Yang mengejutkan, dari jumlah itu ada 60 persen anak-anak menggunakan internet untuk mengakses pornografi di internet. ”Mereka melihat, menonton dan menerima gambar serta video porno yang modelnya anak-anak,” katanya seperti diberitakan Radar Jogja.

Menurutnya, muatan pornografi disebar melalui berbagai media sosial seperti Facebook (FB), Instagram, YouTube maupun Blackberry Messenger (BBM). Parahnya, anak-anak remaja kini memiliki lebih dari satu akun media sosial agar leluasa mengakses pornografi.

Dari hasi penelitian Yayasan Samin pun terungkap, para pelajar pernah dimintai untuk membagi gambar dan video porno oleh orang lain melalui akun mereka di media sosial. Yang meminta ada yang sudah dikenal seperti saudara, teman ataupun pacar. Tapi ada pula yang sama sekali belum dikenal.

”Sebanyak 64 persen anak-anak menyebut pernah melihat saudara dan teman meminta dikirimi gambar atau video porno,” jelasnya.

Sumber Radar Jogja

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...