Strategi Airlangga Mengakselerasi Transformasi Digital pada Perdagangan Internasional

Strategi Airlangga Mengakselerasi Transformasi Digital pada Perdagangan Internasional
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dalam upaya harmonisasi kebijakan tersebut, pemerintah sebagai trade facilitator juga terus meningkatkan koordinasi antar Kementerian/Lembaga. Foto: dok Kemenko Perekonomian

jpnn.com, JAKARTA - Pemerintah melalui beragam upaya seperti implementasi transformasi digital untuk memacu kinerja perdagangan internasional Indonesia.

Inisiasi penggunaan teknologi digital yang terintegrasi dalam sektor perdagangan internasional tersebut saat ini telah diaktualisasi oleh pemerintah melalui pembentukan sistem Indonesia National Single Window (INSW).

Integrasi ekosistem INSW tersebut diharapkan mampu mendorong efisiensi layanan ekspor, impor, dan logistik yang berujung kepada peningkatan daya saing nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dalam upaya harmonisasi kebijakan tersebut, pemerintah sebagai trade facilitator juga terus meningkatkan koordinasi antar Kementerian/Lembaga.

Hal itu disampaikan Airlangga saat memimpin dan memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Dewan Pengarah INSW di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (27/11).

“Sesuai dengan amanat Perpres 44 Tahun 2018, maka setidaknya 2 kali dalam setahun kita harus rapat INSW dan rapat ini antara lain untuk kebijakan strategis, keputusan strategis, dan langkah penyelesaian masalah,” ungkap Airlangga.

Sistem INSW yang diterapkan saat ini telah memiliki jangkauan yang luas yakni mulai dari proses bisnis sebelum kedatangan sarana pengangkut, saat kedatangan sarana pengangkut, saat proses cargo clearance, hingga saat cargo keluar dari Kawasan Pabean.

Berbagai proses tersebut melibatkan beragam stakeholders baik dari entitas pemerintah maupun swasta, sehingga diperlukan penguatan kerja sama.

Pemerintah melalui beragam upaya seperti implementasi transformasi digital untuk memacu kinerja perdagangan internasional Indonesia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News