Suami Istri Sebar Hoaks Anak Perempuannya Diculik, Padahal Ini yang Terjadi

Suami Istri Sebar Hoaks Anak Perempuannya Diculik, Padahal Ini yang Terjadi
IM bersama suaminya meminta maaf di kantor Polsek Gunung Talang, kabupaten Solok, Sumatera Barat. foto: facebook polres solok/sumeks.co.

“Kami sudah telusuri semua CCTV di mana anak ini lewat, tidak ada yang menunjukkan bahwa anak ini diculik, jadi informasi itu tidak benar,” tegas Kapolsek Gunung Talang AKP Aam Hermayanto.

Si ibu dalam tayangan video tak lupa meminta maaf kepada masyarakat Indonesia dan khususnya masyarakat Sumatera Barat dan Kabupaten Solok atas informasi yang tidak benar itu.

Laporan dugaan penculikan itu diterima Polsek Gunung Talang pada Selasa, 31 Januari 2023. Laporan diterima SPK Polsek Gunung Talang.

Laporan IM bahwa anaknya, berinisial APM, 11, masih duduk di sekolah dasar diculik pelaku saat sedang bermain.

Lokasi anaknya bermain di Huller Mawan Simpang Ria, Jorong Sungai Rotan, Nagari Cupak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok.

Si penculik menurut versi IM mengendarai mobil Grand Max dan membekap anaknya dan membawa paksa ke dalam mobil.

Cerita IM berlanjut bahwa anaknya itu sukses melarikan diri dari penguasaan penculiknya saat tiba di Nagari Selayo.

Mobil parkir untuk istirahat dan si penculik yang kelelahan tertidur pulas.

Sepasang suami istri di Solok, Sumatera Barat, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena menyebarkan berita bohong anaknya diculik.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News