Sudah Dibekuk Semua, Dua Ditembak Kakinya

Sudah Dibekuk Semua, Dua Ditembak Kakinya
Sudah tertangkap semua. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, MALANG - Dalam kurun 14 hari, 17 tahanan Polres Malang yang kabur dengan menjebol atap penjara pada Rabu (19/4) lalu, berhasil tertangkap semuanya.

Terakhir yang dibekuk adalah M Nawir, warga Jalan Muharto Gang VB, Kecamatan Kedungkandang.

"Saya memberi apresiasi dan berterima kasih kepada seluruh anggota yang sudah bekerja keras menangkap 17 tahanan yang kabur. Terakhir adalah M Nawir, kami tangkap di Madura, Rabu malam lalu," terang Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, seperti diberitakan Malang Post (Jawa Pos Group).

Ia menjelaskan, 17 tahanan kabur yang tertangkap pada hari pertama ada tiga orang. Yakni Abdur Rohman, di wilayah Kecamatan Turen. Kemudian dua lainnya di Jalan Tenaga Kota Malang adalah Nur Hadi alias Iblis dan Burhen Nuddin.

Keduanya ini terpaksa ditembak di kaki karena berusaha melawan dan melarikan diri.

Kemudian di hari kedua, Tim Pemburu menangkap dua lagi yaknu Edy Mustofa di wilayah Kecamatan Tumpang dan Tomi Aji Saputra di Kecamatan Dampit. Lalu hari ketiga petugas menangkap Ahmad Naimul, di Kecamatan Dampit.

Selanjutnya hari keempat, petugas menangkap empat orang. Yakni Khusnul Muhajir dan Fahrul Agus Mustofa, di sebuah rumah di Lumajang.

Suwiyadi, menyerahkan diri dengan datang ke Polres Malang. Dan Kharisma Rhamadani, juga menyerahkan diri ke Polres Malang.

Dalam kurun 14 hari, 17 tahanan Polres Malang yang kabur dengan menjebol atap penjara pada Rabu (19/4) lalu, berhasil tertangkap semuanya.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News