Sujiatmi Menangis Jadi Saksi Sejarah Anak Sendiri

Sujiatmi Menangis Jadi Saksi Sejarah Anak Sendiri
Sujiatmi memotong tumpeng setelah KPU menyatakan Joko Widodo-Jusuf Kalla menjadi pemenang Pilpres 2014. Foto: Iswara Bagus Novianto/Radar Solo/JPNN

Setelah berdoa, keluarga dan kerabat Jokowi kembali menyaksikan televisi. Mereka tampak tenang, meski dalam tayangan televisi belum ada keputusan resmi dari KPU.

Baru malamnya sekitar pukul 20.00, detik-detik yang ditunggu-tunggu itu akhirnya tiba. KPU mengumumkan secara resmi hasil rekapitulasi suara Pilpres 2014 yang dimenangi Jokowi-JK. Spontan, Sujiatmi bersujud syukur. Adik-adik Jokowi serta kerabat dekat lainnya melakukan hal yang sama.

Tepuk tangan, pelukan, dan ucapan selamat disampaikan para tamu kepada Sujiatmi. Sujiatmi pun tidak bisa menahan air mata haru menjadi saksi sejarah satu-satunya anak laki-lakinya menjadi orang nomor satu di negeri ini. Dia tidak bisa berkata-kata, kecuali mengucap rasa syukur berkali-kali.

Ketika wartawan berusaha mewawancarai, Sujiatmi tetap tak bersedia mengucapkan kata-kata. Dia hanya menyatakan rasa lega setelah KPU mengumumkan Jokowi-JK memenangi pilpres. ’’Saya plong, plong. Alhamdulillah...,’’ ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Sesaat kemudian, sebuah tumpeng disiapkan di tengah ruangan. Sujiatmi diminta memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada para tamu. Tepuk tangan dan yel-yel yang meneriakkan nama Jokowi-JK mewarnai suasana bahagia di rumah Sujiatmi yang asri itu. (*/c5/ari)

 


Seperti saat hari pencoblosan pilpres 9 Juli lalu, suasana di rumah keluarga Jokowi di Jalan Pleret Raya, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News