Suka Makan

Oleh: Dahlan Iskan

Suka Makan
Dahlan Iskan (Disway). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - SETELAH sering jadi tamu giliran saya menerima tamu. Saat sebagai tamu saya sering diantar ke mana saja di sana. Kini saya mengantar mereka ke mana pun mereka mau.

"Kenapa mau ekspansi usaha di Indonesia?" tanya saya.

"Tinggal Indonesia dan India yang masih bisa diandalkan sekarang ini," ujar tamu saya itu. Mereka tiga orang. Dari kota Chengdu, provinsi Sichuan.

Baca Juga:

Maksudnya: Tiongkok sudah penuh. Terutama untuk mengembangkan bisnis yang sedang mereka kembangkan. Yakni bisnis kuliner. Buka restoran.

Negara lain lagi tidak punya perut sebanyak Indonesia. Maka tamu saya itu ingin membuka resto di Indonesia.

Dia sudah punya 2.800 resto di berbagai kota di Tiongkok. Sudah pula membuka di enam negara sekitar.

Baca Juga:

Meski punya resto ribuan saya belum pernah tahu seperti apa resto milik mereka itu di sana. Memang masih tergolong baru: mulai berkembang pesat sejak lima tahun lalu. Jenisnya: hotpot.

Sebenarnya saya berjanji akan mampir ke restonya saat tahun baru lalu ke Beijing, Shanghai, Dongguan, dan Shenzhen. Tapi selalu tidak ada waktu. Atau lupa. Nama restonya pun belum melekat di ingatan saya.

Saya jadi belajar dari tamu itu: bagaimana memilih lokasi untuk buka resto baru. Ternyata mereka hanya mengincar satu lokasi: di dalam mal.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News