Sydney Memperpanjang 'Lockdown', Sementara Aturan Pembatasan di Melbourne Semakin Dilonggarkan

Sydney Memperpanjang 'Lockdown', Sementara Aturan Pembatasan di Melbourne Semakin Dilonggarkan
Pembatasan sosial yang ketat di Sydney telah diperpanjang seminggu lagi, sementara di Melbourne semakin dilonggarkan. (ABC News: Barrie Pullen)

Pejabat tertinggi bidang medis NSW, Kerry Chant mengatakan ada 37 pasien COVID-19 di rumah sakit, delapan di antaranya berusia di bawah 35 tahun.

"Strain Delta bukanlah penyakit ringan. Ini bisa ringan pada beberapa orang, tapi bagi banyak orang lainnya dapat menyebabkan rawat inap dan kematian," jelasnya.

Melbourne semakin dilonggarkan

Sementara itu, pembatasan sosial di Melbourne dan wilayah lainnya di negara bagian Victoria, semakin dilonggarkan.

Terhitung mulai hari Kamis 8 Juli, kewajiban menggunakan masker akan dilonggarkan.

Namun warga Victoria tetap harus membawa masker setiap kali mereka meninggalkan rumah.

Mereka tetap wajib mengenakannya di dalam ruangan yang berhubungan dengan orang lain, seperti di dalam bioskop, pusat perbelanjaan, supermarket, transportasi umum, dan perhotelan.

"Ini terkait dengan akal sehat bahwa masker berfungsi membuat kita tetap aman, murah, tidak terlalu memaksakan dan sangat efektif," ujar Menteri Kesehatan Victoria Martin Foley.

Selain itu, aturan jumlah orang yang dapat berkunjung ke rumah menjadi maksimal 15 orang, untuk pertemuan di tempat umum maksimal 50 orang.

Pemerintah negara bagian New South Wales memperpanjang 'lockdown' untuk kawasan Sydney dan sekitarnya selama tujuh hari setelah ditemukan 27 kasus baru COVID-19

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News