Takut Terhadap KKB, 1.500 Warga Lokal Mengungsi, Sampai Kapan?

Takut Terhadap KKB, 1.500 Warga Lokal Mengungsi, Sampai Kapan?
Anggota Polri membagi makanan kepada warga yang mengungsi karena diteror KKB, di Timika, Papua, Jumat (6/3/2020). Foto: Satgas Humas Ops Nemangkawi

jpnn.com, TEMBAGAPURA - Sebanyak 614 warga dari perkampungan yang ada di Distrik Tembagapura, Papua, Minggu (8/3) dievakuasi lantaran takut dengan Kelompok Kriminal Bersenjata atau KKB.

Kapolsek Tembagapura Akp Hermanto kepada ANTARA, Minggu malam, mengatakan evakuasi warga saat ini sedang berlangsung setelah sebelumnya mereka didata.

Sebagian besar warga yang dievakuasi adalah penduduk lokal yang berasal dari Banti, Utikini dan Kimberly serta Opitawak karena takut terhadap aksi penembakan yang dilakukan KKB.

Sebelumnya sekitar 900 an warga sudah dievakuasi ke Timika dan tinggal bersama sanak keluarga, kata Hermanto.

Akp Hermanto mengatakan aparat keamanan akan memfasilitasi bila ada warga yang ingin mengungsi karena takut terhadap aksi penembakan yang dilakukan KKB.

"Aparat keamanan siap membantu memfasilitasi warga yang ingin mengungsi ke Timika."

Dengan kembali mengungsinya 600 orang dari berbagai kampung di Distrik Tembagapura, maka saat ini tercatat sekitar 1.500 orang yang sudah mengungsi yang seluruhnya penduduk lokal. (antara/jpnn)

Aparat keamanan melakukan evakuasi terhadap warga dari perkampungan yang ada di Distrik Tembagapura karena takut dengan KKB.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News