Senin, 17 Juni 2019 – 05:41 WIB

Tangisan Bocah Berkaus Timnas Bikin Heboh Terminal Bus, Kasihan

Sabtu, 15 Juni 2019 – 06:58 WIB
Tangisan Bocah Berkaus Timnas Bikin Heboh Terminal Bus, Kasihan - JPNN.COM

jpnn.com, PACITAN - Muhammad Ardiansyah tertinggal di Pacitan ketika ayahnya naik bus untuk ke Jakarta. Isak tangis bocah 12 tahun itu pun membuat geger penumpang arus balik di Terminal Bus Tipe A Pacitan, Kamis (13/6).

Ardiansyah terlihat linglung dan bingung. Dia mondar-mandir di sekitar agen tiket bus. Beberapa petugas tiket bus pun iba dan mendatangi Ardiyansyah untuk mencari sebab musabab bocah itu menangis. ‘’Katanya nyari bapaknya gak ketemu,’’ kata Sumardi, salah seorang petugas agen bus.

Ternyata, anak laki-laki itu kehilangan Joko, ayahnya saat hendak kembali ke ibu kota. Usai dari toilet saat menunggu keberangkatan bus, bocah asal Sawangan, Depok, Jawa Barat, itu tak mendapati Joko di tempat duduknya.

Ardiansyah ditinggal ayahnya yang berangkat naik bus. ‘’Ke Pacitan dengan ayahnya, tapi setelah ditinggal ke toilet, ayahnya sudah gak ada,’’ ungkapnya.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Menilai Aturan PPDB 2019 Berpotensi Picu Gejolak

Pelajar kelas 2 SMP itu lantas diajak ke kantor terminal setempat. Sejam menunggu, tak ada seorang pun yang mencari Ardiyansyah. Sembari terisak, dia mengceritakan ke Pacitan diajak ayahnya berkunjung ke rumah temannya.

Namun, saat tiba di terminal Rabu (12/6), Ardiyansyah diminta menunggu di terminal oleh ayahnya. Lantaran tak kunjung kembali, dia terpaksa bermalam di musala terminal sendiri. ‘’Tadi pagi ayah baru kembali,’’ tutur Ardiyansyah sembari terus menangis.

Selain tak membawa telepon genggam, bocah berkaus sepakbola timnas Indonesia itu hanya mengantongi uang Rp 75 ribu. Berbekal rekomendasi dari pengelola terminal setempat, Ardiyansyah diizinkan menumpang bus tujuan Jakarta gratis. Untungnya, dia fasih dan hafal tempat tinggalnya.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar