Task Force ESC B20 Mendukung Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik

Task Force ESC B20 Mendukung Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik
Direktur Utama Pertamina yang juga Chair of TF ESG Nicke Widyawati (kiri) hadir dalam acara B20 Side Event Ready to eMove yang diselenggarakan di Jakarta, Selasa (4/10). Foto: Dokumentasi Humas Pertamina

Nicke juga menyampaikan dalam mendorong penggunaan kendaraan listrik yang tepat sasaran dan mewujudkan manfaat sosio-ekonomi secara luas dari penggunaan kendaraan listrik dibutuhkan dukungan dari berbagai stakeholder.

Dukungan tersebut dibutuhkan untuk mengatasi berbagai hambatan dalam konsumen mengadopsi kendaraan listrik, menangkap peluang pertumbuhan industri, dan perlindungan dari risiko yang mungkin timbul.

Sebagai salah satu entitas bisnis dalam TF ESC B20, Pertamina juga telah menunjukkan komitmennya pada pengembangan ekosistem kendaraan listrik dengan bergabung dalam Indonesia Battery Corporation (IBC) yang merupakan perusahaan patungan BUMN yang akan beroperasi untuk memproduksi baterai EV.

Selain itu, Pertamina telah mengoperasikan 6 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di DKI Jakarta dan Bali.

Saat ini, Pertamina juga telah memiliki 238 GES yang telah terpasang panel surya, 6 unit charging station untuk pengisian mobil listrik, dan 14 unit battery swapping station untuk penukaran baterai motor listrik.

Pertamina menargetkan nantinya semua outlet, baik sisi hilir maupun hulu akan ditingkatkan dari energi baru terbarukan.

"Untuk itu diperlukan sinergi antarpemangku kepentingan di industri kendaraan listrik, mulai dari pemerintah, pabrikan, pengguna kendaraan listrik, dan asosiasi sebagai wadah bertukar pikiran dan evaluasi perkembangan industri," pungkas Nicke. (mrk/jpnn)

Tiga pilar rekomendasi dihasilkan Task Force ESC B20 mendukung penuh percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News