Minggu, 21 Oktober 2018 – 17:14 WIB

Temanggung Rusuh, Tiga Gereja Dibakar

Selasa, 08 Februari 2011 – 15:46 WIB
Temanggung Rusuh, Tiga Gereja Dibakar - JPNN.COM

JAKARTA - Tiga gereja dan dua mobil pengendali massa (dalmas) milik polisi menjadi sasaran amuk massa di Temanggung, Jawa Tengah, Selasa (8/1). Aksi anarkis massa dipicu ketidakpuasan atas vonis lima tahun yang dijatuhkan majelis hakim Pengadilan Negeri Temanggung terhadap Antonius Richmond Bawengan dalam perkara penistaan agama. Hukuman itu sesuai dengan tuntutan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum.

Gereja yang menjadi sasaran amuk massa adalah Gereja Bethel Indonesia. Sebuah bangunan sekolah taman kanak-kanak yang berada di lingkungan gereja tersebut beserta sejumlah motor, juga dibakar. Selain itu Gereja Katolik Santo Petrus dan Gereja Pantekosta Temanggung tak luput dari aksi anarkis itu.

Karo Penmas Div Humas Polri Brigjen (pol) Kt Untung Yoga menyebut, usai sidang masa yang tak puas dengan vonis lima tahun itu berpencar dan melakukan pengrusakan. ''Sementara ini ada satu orang yang diperiksa intensif,'' ujar Yoga. Dia menyebut seorang warga yang diamankan atas aksi pengerusakan itu.

Dijelaskan, saat ini kondisi kota Temanggung berangsur tenang. Aparat gabungan TNI-Polri yang telah disiagakan sejak sebelum sidang masih berjaga-jaga. ''Polisi sedang berkoordinasi dengan instansi terkait,'' tambahnya.

Sebagai gambaran, usai sidang massa yang memenuhi pelataran PN Temanggung mengamuk dan merusak mobil dalmas polisi dan kaca jendeda pengadilan. Meski telah ditenangkan aparat massa tak kujung tenang dan melakukan konvoi ke sejumlah gereja dan melakukan pengerusakan.

Kasus ini sendiri bermula dari aksi terdakwa yang tertangkap tangan menyebarkan selebaran yang dinilai warga menistakan agama Islam,  Oktober lalu. Warga melaporkan pelaku, Antonius ke Polres, yang dilanjutkan dengan sidang perdana pada 20 Januari lalu. Sidang kedua pada 27 Januari dan sidang ketiga dengan agenda tuntutan 8 Febuari. Sayang dalam sidang tuntutan ini masa tak terima dengan ancaman hukuman yang dipasang JPU.(zul/jpnn)

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar