Terancam Dicopot, Indroyono Santai, Gobel dan Jonan Tak Banyak Komentar

Terancam Dicopot, Indroyono Santai, Gobel dan Jonan Tak Banyak Komentar
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan (kanan) bersama Menko Maritim Indroyono Soesilo (tengah) dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel saat menggelar jumpa pers terkait dwelling time atau menurunkan waktu tunggu bongkar muat di pelabuhan di Jakarta, Kamis (18/6). Foto Yessy Artada/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisyaratkan bakal segera mengganti menteri-menteri yang tidak becus mengurusi masalah dwelling time atau menurunkan waktu tunggu bongkar muat di pelabuhan. 

Hal itu imbas dari kunjungan Jokowi ke Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (17/6) kemarin. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu secara terang-terangan menyatakan kekecewaannya kepada anak buahnya yang bekerja tidak cekatan mengurusi masalah dwelling time di Pelabuhan Tanjung Priok.

Lalu apa tanggapan Menko Maritim Indroyono Soesilo terkait kemarahan Jokowi serta ancaman pencopotan dirinya dan jajaran terkait?

Indroyono mengaku tidak merasa khawatir dirinya bakal dilengserkan. Kemarahan presiden dia maknai sebagai upaya untuk memberi semangat kepada menteri yang terkait berserta jajarannya. 

"Nggak. Itu presiden menyemangati kita (agar bekerja lebih baik lagi)," ujar Indroyono di kantornya, Jakarta, Kamis (18/6).  

Sementara, Menteri Perdagangan Rachmat Gobel dan Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memilih tak banyak berkomentar terkait kemarahan Jokowi maupun soal reshuffle. (chi/jpnn)


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengisyaratkan bakal segera mengganti menteri-menteri yang tidak becus mengurusi masalah dwelling time atau


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News